Detail Berita
Kekeringan Sejak Juli, 40 KK di Jember Bergantung pada Pasokan Air Bersih
Pewarta : Andre
06 November 2026
18:56
Kekeringan di Tegal Gede Jember, Warga dapat kiriman air bersih dari BPBD (foto : Andre)
JEMBER, enewsindo.co.id - Persediaan air bersih menjadi persoalan bagi 40 kepala keluarga (KK) di RT 04/RW 07, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.
Sejak Juli 2026, sejumlah sumur warga mulai mengering sehingga mereka kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Kondisi tersebut membuat warga membutuhkan pasokan air bersih secara berkala.
Menindaklanjuti kondisi itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama PDAM menyalurkan 5.000 liter air bersih ke wilayah tersebut, Jumat 6 November 2026..
Distribusi air ini menjadi penyaluran ke-37 yang dilakukan dalam rangka penanganan dampak kekeringan di Kabupaten Jember berapa bulan terakhir ini.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember turut mendampingi proses distribusi. Petugas memastikan air dapat diterima warga dan ditampung pada fasilitas yang telah disediakan.
Tim juga berkoordinasi dengan pengurus RT/RW dan masyarakat, sekaligus memberikan edukasi kebencanaan terkait penanganan kondisi kekeringan.
"Upaya yang kami lakukan tidak hanya distribusi air, tetapi juga koordinasi di lapangan, pendampingan distribusi bersama PDAM, serta edukasi kebencanaan kepada warga," kata Agit Maulana, anggota TRC BPBD Jember.
Agit menjelaskan, kekeringan di kawasan tersebut telah dirasakan warga sejak Juli 2026. Sejumlah sumur mengalami penurunan ketersediaan air hingga mengering, meskipun kedalamannya mencapai sekitar 8-10 meter.
"Meski ada sumber mata air jaraknya sekitar satu kilometer dari permukiman. Jarak tersebut membuat pemenuhan kebutuhan air bersih warga tidak mudah dilakukan secara mandiri," terangnya.
Untuk mengantisipasi keterbatasan pasokan, kata Agit, warga telah menyiapkan satu tandon berkapasitas 5.000 liter milik Ketua RT. Tandon itu digunakan sebagai tempat penampungan air yang didistribusikan BPBD dan PDAM.
"Dengan fasilitas tersebut, warga dapat mengambil air sesuai kebutuhan setelah pasokan tiba." Tandasnya.
Sementara itu, Mistani, salah satu warga Tegal Gede, mengaku pasokan air bersih sangat membantu warga di tengah kondisi sumur yang mengering.
"Sejak sumur mengering, kami kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Bantuan air ini sangat membantu warga. Kami berharap pasokan air bersih bisa terus diberikan selama kekeringan masih berlangsung," ujar Mistani. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Kekeringan Sejak Juli, 40 KK di Jember Bergantung pada Pasokan Air Bersih
6 November 2026
18:56
Hukum & Politik
Tak Hanya Salat Jumat, Kapolres Nias Selatan Serukan Warga Lawan Narkoba
6 November 2026
15:38
Hukum & Politik
Lindungi Lahan Pertanian dari Alih Fungsi, Pemkab Nias Selatan Matangkan Ranperda LP2B
6 November 2026
14:59
Hukum & Politik
Banyuwangi Jadi Rujukan, Wabup Lebak Berguru Strategi City Branding
6 November 2026
14:25
Pendidikan & Teknologi
Plt Kepsek SMK Kristen BNKP Harenoro Buka Suara, Tegaskan Pengangkatan Berdasarkan Penugasan Yayasan
6 November 2026
14:08