Detail Berita
Kapal Perang Jepang Tiba di Kalbar, Bawa 3 Helikopter Chinook
Pewarta : Redaksi
08 September 2026
16:24
Kapal Perang Jepang untuk Bantu Mengatasi Karhutla Kalimantan (Foto : Istimewa)
MEMPAWAH, enewsindo.co.id – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar) mendapatkan dukungan armada udara tambahan dari Jepang.
Kapal perang asal Negeri Sakura, JS Kunisaki, sandar di Pelabuhan Internasional Kijing, Kabupaten Mempawah, pada Kamis 10 September 2026.
Kapal perang milik Jepang tersebut mengangkut tiga helikopter jenis Chinook lengkap beserta jajaran krunya untuk mempercepat proses penanggulangan karhutla di wilayah Kalbar.
Ketiga unit helikopter Chinook ini difungsikan untuk menggelar operasi pemadaman udara melalui metode water bombing, dengan memprioritaskan area yang mengalami tingkat kebakaran paling parah.
Sebagai langkah awal, seluruh helikopter tersebut disiagakan di Pangkalan Udara (Lanud) Supadio, Kubu Raya, sebelum diterjunkan langsung ke titik-titik lokasi kebakaran.
Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XII Laksamana Muda TNI Sawa mengatakan pihak Angkatan Laut membantu memastikan proses kedatangan dan penggunaan kapal serta peralatan dari Jepang berjalan lancar.
"Kalau kami dari Angkatan Laut memang membantu proses untuk kelancaran nanti untuk kekuatan prajurit yang akan diturunkan, kemudian jumlah helikopter bombing yang akan diturunkan," kata Sawa dilansir dari detikKalimantan, Kamis (10/9/2026).
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Home Care hingga Mobil Cinta, Cara Jember Mendekatkan Layanan kepada Warga Rentan
26 Oktober 2026
15:49
Hukum & Politik
DPRD Banyuwangi Inventarisasi 25 Raperda untuk Propemperda 2027, Hanya Satu Usulan Inisiatif Dewan
26 Oktober 2026
14:59
Hukum & Politik
TPP ASN Nias Selatan Ditahan jika Belum Kembalikan Kerugian Daerah Temuan BPK
26 Oktober 2026
14:16
Ekonomi & Bisnis
Efek Gandrung Sewu, Penumpang Kereta Api di Banyuwangi Meningkat
26 Oktober 2026
14:13
Ekonomi & Bisnis
Agen BRILink di Jember Tak Hanya Layani Transaksi, tetapi Juga Edukasi Warga
26 Oktober 2026
13:43