Detail Berita

Ekonomi & Bisnis

Efek Gandrung Sewu, Penumpang Kereta Api di Banyuwangi Meningkat

Pewarta : Imam

26 Oktober 2026

14:13

Penumpang KAI Banyuwangi meningkat ada Gandrung Sewu 2026 ( foto : Imam)

BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Gelaran Gandrung Sewu pada 24 Oktober 2026 tak hanya menyedot perhatian wisatawan, tetapi juga ikut mendongkrak mobilitas penumpang kereta api di wilayah Banyuwangi.

Selama tiga hari yakni pada tanggal 23  - 25 Oktober 2026, jumlah penumpang kereta api di wilayah tersebut mencapai 33.311 orang.

Angka itu meningkat 3,57 persen dibandingkan periode yang sama pada pekan sebelumnya. Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi salah satu pilihan transportasi masyarakat untuk menjangkau destinasi wisata maupun menghadiri kegiatan berskala besar.

Manager Hukum dan Humasda KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, pihaknya mencatat adanya peningkatan jumlah penumpang selama periode penyelenggaraan Gandrung Sewu.

“Kami melihat adanya peningkatan jumlah penumpang pada periode gelaran Gandrung Sewu di Banyuwangi,” ujar Cahyo, Senin 26 Oktober 2026.

Peningkatan mobilitas penumpang juga terjadi di sejumlah daerah lain di wilayah Tapal Kuda. Di Kabupaten Pasuruan, jumlah penumpang kereta api tercatat sebanyak 1.744 orang, atau tumbuh sekitar 1 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Sementara itu, di Kabupaten Probolinggo, jumlah penumpang mencapai 3.667 orang, meningkat 2,5 persen. Adapun pergerakan penumpang di Kabupaten Jember dan Lumajang relatif stabil, masing-masing sebanyak 26.776 orang dan 1.601 orang selama periode yang sama.

KAI Daop 9 Jember menilai, pertumbuhan tersebut memperlihatkan peran kereta api dalam mendukung konektivitas antardaerah, termasuk menunjang aktivitas pariwisata dan kegiatan kebudayaan di kawasan Tapal Kuda.

Dukungan terhadap Gandrung Sewu tak hanya dilakukan melalui layanan transportasi. KAI juga menghadirkan sentuhan budaya lokal untuk memberikan pengalaman perjalanan yang berbeda bagi pelanggan.

Salah satunya dengan menampilkan kesenian tari Gandrung di atas KA Sangkuriang. Tarian khas Banyuwangi itu juga menyambut kedatangan rombongan penumpang di Stasiun Kalibaru dan Stasiun Banyuwangi Kota.

Pertunjukan tersebut menjadi upaya menghadirkan kekayaan budaya lokal di ruang pelayanan publik sekaligus memperkenalkan identitas Banyuwangi kepada para pengguna jasa kereta api.

Cahyo menegaskan, KAI Daop 9 Jember berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dengan mengedepankan keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan," terangnya.

Cahyo menambahkan, melalui peningkatan kualitas layanan dan berbagai inovasi, KAI Daop 9 Jember akan terus hadir sebagai mitra mobilitas masyarakat sekaligus mendukung kemajuan pariwisata dan kebudayaan di wilayah Tapal Kuda.

Peningkatan jumlah penumpang selama Gandrung Sewu menjadi salah satu gambaran keterkaitan antara penyelenggaraan agenda budaya dan pergerakan masyarakat.

Di sisi lain, integrasi transportasi dan promosi kebudayaan diharapkan dapat memperkuat daya tarik wisata Banyuwangi sekaligus mendorong aktivitas ekonomi daerah. (*)

Tags : #GandrungSewu #KabupatenBanyuwangi #PenumpangKAINaik #PemkabBanyuwangi #BeritaGandrungSewu #enewsindoBanyuwangi

Ikuti Kami :

Komentar