Detail Berita
Gibran Apresiasi Desain Pasar Banyuwangi, Minta Penyempurnaan Sebelum Beroperasi
Pewarta : Hakim Said
11 Juli 2026
06:49
Wakil Presiden Gibran Kunjungi Banyuwangi (foto : Hakim Said)
BANYUWANGI, enewsindo.co.id – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan Pasar Banyuwangi, Jumat (10/7/2026). Dalam kunjungan kerja tersebut, Gibran menilai pasar yang dibangun pemerintah pusat itu memiliki desain dan arsitektur yang menonjolkan identitas lokal sekaligus memenuhi konsep pasar modern yang nyaman bagi masyarakat.
Didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan sejumlah pejabat kementerian, Gibran berkeliling meninjau hampir seluruh bagian pasar. Mulai dari bangunan utama, kios, los, hingga fasilitas pendukung menjadi bagian dari inspeksi sebelum pasar resmi dioperasikan.
Di sela peninjauan, Gibran menyempatkan diri berdialog dengan para pedagang. Ia mengucapkan selamat atas selesainya pembangunan pasar dan berharap aktivitas perdagangan di lokasi tersebut semakin berkembang.
"Selamat, ya, pasarnya sudah bagus. Semoga tambah ramai," ujar Gibran kepada para pedagang.
Pasar Banyuwangi dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan anggaran sekitar Rp152 miliar. Bangunan tersebut mengusung arsitektur khas Suku Osing yang tampak pada berbagai ornamen, sehingga menghadirkan identitas budaya Banyuwangi di ruang publik.
Selain itu, pasar dirancang dengan konsep green building. Desain semi terbuka memungkinkan sirkulasi udara berjalan optimal sehingga menciptakan suasana yang lebih sejuk dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
"Arsitekturnya bagus. Bangunannya open space sehingga tidak pengap. Menurut saya, Pasar Banyuwangi yang paling bagus dibandingkan pasar lain yang sudah direvitalisasi," kata Gibran.
Meski memberikan apresiasi, Wakil Presiden meminta sejumlah penyempurnaan segera dilakukan. Ia menyoroti instalasi kabel yang masih belum tertata rapi serta meminta kontraktor membersihkan seluruh area pasar sebelum proses serah terima kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Pasar Induk Banyuwangi berdiri di atas lahan seluas 10.600 meter persegi dengan dua bangunan utama di sisi utara dan selatan. Fasilitasnya meliputi 397 kios dan 356 los yang dibagi ke dalam tiga zona, yakni pasar basah, pasar kering, dan kawasan kuliner.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, pasar tersebut tidak hanya akan berfungsi sebagai pusat perdagangan, tetapi juga dikembangkan sebagai destinasi wisata belanja. Penataan pedagang akan dilakukan berdasarkan jenis komoditas agar memudahkan masyarakat dan wisatawan.
"Karena berkonsep pasar wisata, ke depan pasar ini juga diharapkan menjadi lokasi berbagai kegiatan dan event sehingga semakin menarik minat masyarakat untuk datang," ujar Ipuk.
Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Timur, I Gusti Agung Aris Wibawa, memastikan pembangunan fisik Pasar Banyuwangi telah selesai 100 persen. Saat ini proyek memasuki masa pemeliharaan sekaligus penyempurnaan sesuai arahan Wakil Presiden.
Pengoperasian pasar tinggal menunggu proses serah terima dari pemerintah pusat kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Setelah tahapan tersebut rampung, para pedagang yang selama ini menempati lokasi relokasi akan mulai menempati kios dan los di gedung pasar yang baru. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Gibran Apresiasi Desain Pasar Banyuwangi, Minta Penyempurnaan Sebelum Beroperasi
11 Juli 2026
06:49
Hukum & Politik
Perhutani dan Pemkab Bondowoso Serahkan PKS Agroforestry Kopi kepada 141 Petani Sumberwringin
10 Juli 2026
09:43
Hukum & Politik
Bupati Nias Selatan Lantik 64 Pejabat, Tekankan Kerja Cepat dan Bersih dari KKN
10 Juli 2026
06:55
Hukum & Politik
Polres Sampang Amankan 12 Terduga Pelaku Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, 15 Orang Masih Diburu
9 Juli 2026
16:47
Ekonomi & Bisnis
PTPN I Perkuat Kemitraan Lahan Tembakau di Jember, Dorong Kesejahteraan Petani
9 Juli 2026
16:40