Detail Berita
Tradisi Budidaya Tembakau Besuki Terus Dijaga, PTPN I Regional 5 Perkuat Industri Hilir
Pewarta : Evelyne
08 Juli 2026
13:37
Sunito Mantan Kurator Museum Tembakau Jember bersama peneliti barat (foto : Istimewa)
JEMBER, enewsindo.co.id - PTPN I (Persero) Regional 5 terus memperkuat pelestarian tradisi budidaya tembakau Besuki Na-Oogst sekaligus mendorong hilirisasi industri cerutu premium sebagai upaya meningkatkan daya saing komoditas unggulan Jember di pasar internasional.
Mantan Kurator Museum Tembakau Jember, Sunito, menilai langkah tersebut menjadi strategi yang tepat mengingat tembakau Besuki, khususnya Tembakau Bawah Naungan (TBN), memiliki reputasi sebagai bahan baku daun pembalut (wrapper) cerutu premium yang diminati pasar Eropa dan Amerika Serikat.
"Tembakau Besuki, khususnya jenis TBN, adalah aset dengan nilai luar biasa untuk wrapper cerutu dunia. Kalau dulu kita mengenal cerutu Kuba dan Nikaragua sebagai pionir, kini cerutu kita sudah mampu melampauinya," kata Sunito di Jember, Rabu (8/7/2026).
Menurut dia, keunggulan tembakau Jember tidak hanya ditentukan oleh kondisi lahan berpasir ringan di wilayah selatan, tetapi juga dipengaruhi pengetahuan lokal yang diwariskan turun-temurun.
Para petani masih memanfaatkan tanda-tanda alam, seperti perubahan suhu, gugusan bintang, migrasi burung, hingga suara tonggeret sebagai acuan dalam budidaya.
Sunito mengapresiasi komitmen PTPN I yang tetap mempertahankan teknik budidaya tradisional di tengah perkembangan teknologi pertanian. Menurutnya, perpaduan inovasi dan kearifan lokal menjadi faktor penting dalam menjaga karakter dan cita rasa tembakau premium.
"Cerutu bukan sekadar produk industri. Ada nilai seni, tradisi, dan kualitas yang tidak bisa sepenuhnya digantikan oleh mesin," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam penanganan pascapanen, terutama memastikan daun tembakau dipetik sebelum matahari terlalu terik agar kelembapan alami tetap terjaga saat memasuki proses pengeringan di gudang.
Selain menjaga mutu produk, keberlanjutan industri tembakau dinilai memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Jember karena mampu menyerap ribuan tenaga kerja, terutama perempuan yang memiliki keahlian dalam menyortir kualitas daun tembakau.
Sunito menambahkan, industri tembakau telah menjadi salah satu penopang ekonomi daerah sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan petani dan pekerja, termasuk mendukung akses pendidikan bagi keluarga mereka.
Ke depan, Sunito mendorong PTPN I memperluas hilirisasi melalui pengembangan produk cerutu premium siap konsumsi. Menurutnya, perusahaan memiliki modal berupa sejarah panjang, sumber daya manusia, dan penguasaan lahan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam industri cerutu dunia.
"PTPN I memiliki sejarah panjang, penguasaan lahan, dan tenaga agronomi yang berpengalaman. Momentum ini perlu dimanfaatkan untuk memperkuat industri hilir sehingga kejayaan tembakau Jember semakin diakui di pasar internasional," katanya. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hiburan
Grebeg Suro Kampung Kolam Semarak, Tradisi Jawa Hidup di Tanah Deli
11 Juli 2026
23:49
Hukum & Politik
Rudi Margo Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus, Kejagung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan
11 Juli 2026
23:33
Hukum & Politik
Gibran Apresiasi Desain Pasar Banyuwangi, Minta Penyempurnaan Sebelum Beroperasi
11 Juli 2026
06:49
Hukum & Politik
Perhutani dan Pemkab Bondowoso Serahkan PKS Agroforestry Kopi kepada 141 Petani Sumberwringin
10 Juli 2026
09:43
Hukum & Politik
Bupati Nias Selatan Lantik 64 Pejabat, Tekankan Kerja Cepat dan Bersih dari KKN
10 Juli 2026
06:55