Detail Berita

Hukum & Politik

Warga Silo Datangi Makodim Jember, Tegaskan Dukungan Pembangunan Yon TP

Pewarta : Evelyne

27 Mei 2026

20:13

Perwakilan warga Desa Silo saat berdialog dengan jajaran Kodim 0824/Jember terkait dukungan pembangunan Yon TP di Kecamatan Silo (Foto : Evelyne)

JEMBER, enewsindo.co.id - Isu penolakan pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, ditepis langsung oleh warga.

Puluhan warga Desa Silo justru mendatangi Makodim 0824/Jember untuk menyampaikan dukungan terhadap rencana pembangunan tersebut.

Sekitar 20 perwakilan warga hadir di Makodim 0824/Jember, Rabu (27/5/2026). Mereka dipimpin Sekretaris Desa Silo Lukman dan disambut langsung Dandim 0824/Jember, Rifqi Muhammad Syuhada.

Turut hadir dalam pertemuan itu Kasi Kesra Desa Silo Aang Gunaefi, Kasun Pertelon Sudiarto, serta tokoh masyarakat Hari Sugianto.

Pertemuan berlangsung santai dan penuh suasana kekeluargaan. Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan aspirasi dan harapan agar pembangunan Yon TP dapat membawa dampak positif bagi keamanan dan perekonomian masyarakat.

“Bagi kami, silaturahmi dan komunikasi dengan warga adalah yang utama. Segala aspirasi, saran, dan harapan tulus dari warga ini akan kami tampung dan teruskan ke pimpinan komando atas,” kata Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada.

Rifqi juga meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh isu provokatif terkait pembangunan Yon TP.

“Kami berpesan agar seluruh warga Silo tetap menjaga kerukunan, tidak mudah terhasut oleh isu-isu atau framing provokatif yang sengaja diembuskan pihak tak bertanggung jawab,” ujarnya.

Menurut Rifqi, keberadaan Yon TP nantinya diharapkan mampu mendukung ketahanan wilayah sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.

Sementara itu, Sekretaris Desa Silo Lukman menegaskan mayoritas warga mendukung pembangunan Yon TP karena diyakini membawa manfaat bagi desa mereka.

“Kami hadir di sini membawa suara hati mayoritas masyarakat Desa Silo. Kami sadar betul, kehadiran Yon TP nanti akan membawa banyak kebaikan, mulai dari rasa aman hingga peluang usaha baru bagi warga sekitar,” ujar Lukman.

Hal senada disampaikan Kasi Kesra Desa Silo Aang Gunaefi. Ia meluruskan isu yang sempat berkembang di media sosial terkait dugaan keterkaitan pembangunan Yon TP dengan tambang emas.

“Kehadiran Batalyon ini murni untuk pembangunan, sama sekali tidak ada kaitannya dengan isu tambang emas seperti yang sengaja diembuskan di luar sana,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, pertemuan ditutup dengan penandatanganan surat pernyataan bersama dan pembuatan video testimoni warga. (*)

Tags : #Jember Kodim0824Jember #YonTP #DesaSilo #TNIManunggal #PenolakanYonTP #enewsindo

Ikuti Kami :

Komentar