Detail Berita

Hukum & Politik

Tiga Remaja Pembuat Video Pocong Viral di Jember Diamankan Polisi

Pewarta : Redaksi

26 Mei 2026

14:27

Tiga remaja pembuat video pocong viral saat diamankan polisi di Jember. (Foto: Istimewa)

JEMBER, enewsindo.co.id - Keresahan warga Kabupaten Jember akibat beredarnya video penampakan pocong di media sosial akhirnya terungkap sebagai aksi rekayasa tiga remaja. Konten yang viral di TikTok dan Instagram tersebut sempat memicu kepanikan masyarakat karena muncul di tengah maraknya isu kriminalitas jalanan, terutama kasus begal dan pencurian kendaraan bermotor yang belakangan ramai diperbincangkan warga.

Polres Jember kemudian bergerak melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan tiga pemuda berinisial RA (21), MA (19), dan FR (19), warga Kecamatan Patrang. Ketiganya diamankan pada Sabtu malam, 23 Mei 2026, dan langsung menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Jember. Polisi menyebut video tersebut sengaja dibuat untuk menarik perhatian pengguna media sosial agar cepat viral dan meningkatkan engagement akun mereka.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember, Ipda Andry Yunni Prasetiyo, mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan murni karena keisengan tanpa memikirkan dampak yang timbul di tengah masyarakat. “Tujuan awal mereka sebenarnya hanya untuk iseng, jahil, dan menakut-nakuti demi mengikuti tren agar viral,” ujar Ipda Andry Yunni Prasetiyo.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Jember, AKP Agus Yudi Kurniawan, mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membuat maupun menyebarkan informasi bohong yang dapat menimbulkan ketakutan. Menurutnya, konten manipulatif semacam itu bisa berdampak pada terganggunya aktivitas warga sehari-hari dan memicu keresahan di lingkungan masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa situasi keamanan di Jember saat ini memang sedang sensitif akibat maraknya isu begal dan curanmor. Karena itu, video pocong yang beredar sempat dikaitkan warga dengan modus kejahatan baru. Polisi pun mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak membuat konten yang berpotensi menimbulkan kepanikan publik. (*)


Tags : #fyp #beritajember #penampakan #infojember

Ikuti Kami :

Komentar