Detail Berita

Hukum & Politik

Prihantini Disorot usai Dugaan Pemalsuan Riset Konferensi Luar Negeri

Pewarta : Redaksi

26 Mei 2026

10:49

Prihantini saat menghadiri konferensi internasional (Foto: Istimewa)

JEMBER, enewsindo.co.id - Nama Prihantini tengah menjadi sorotan publik setelah dugaan manipulasi hasil penelitian hingga pemalsuan identitas saat mengikuti Konferensi Luar Negeri ramai diperbincangkan di media sosial.

Pembahasan mengenai kasus tersebut viral usai sejumlah akun warganet menyoroti aktivitas Prihantini yang diketahui cukup sering menghadiri konferensi internasional dalam rentang waktu yang berdekatan.

Dugaan itu mencuat setelah akun media sosial @mandharabrasika mengulas sejumlah kejanggalan terkait penelitian yang dipresentasikan oleh Prihantini dan timnya. Akun tersebut menduga hasil riset yang digunakan tidak berasal dari penelitian nyata, melainkan dibuat menggunakan bantuan AI serta fabrikasi data agar terlihat meyakinkan.

“Bukan hanya identitas, risetnya pun palsu. Dibuat dengan AI dan fabrikasi data. Risetnya dibuat terlihat sangat hebat, padahal risetnya tidak pernah ada,” tulis akun @mandharabrasika dalam unggahan yang kemudian ramai mendapat perhatian publik dan menuai berbagai komentar dari warganet.

Tak hanya soal dugaan manipulasi penelitian, Prihantini juga disebut diduga menggunakan identitas berbeda saat melakukan presentasi di salah satu konferensi internasional. Dugaan tersebut semakin memicu perdebatan di media sosial, terutama setelah muncul anggapan bahwa tindakan itu dilakukan demi memperoleh travel grant untuk mengikuti kegiatan akademik di luar negeri.

Di tengah polemik yang berkembang, latar belakang Prihantini ikut menjadi perhatian publik. Sosok yang akrab disapa Titin itu diketahui merupakan lulusan Universitas Negeri Yogyakarta dan pernah menjadi penerima beasiswa Bidikmisi saat menempuh pendidikan sarjana. Setelah itu, ia juga berhasil memperoleh beasiswa LPDP untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Prihantini kemudian diketahui melanjutkan studi di Institut Teknologi Bandung pada jurusan Matematika. Selain aktif di bidang akademik, ia juga cukup aktif membagikan aktivitas pribadinya melalui media sosial, termasuk saat menghadiri berbagai konferensi internasional di luar negeri.

Unggahan-unggahan terkait keikutsertaannya dalam konferensi luar negeri itu kini kembali ramai disorot warganet setelah dugaan tersebut mencuat ke publik. Hingga saat ini, polemik mengenai dugaan penggunaan AI dan fabrikasi data dalam penelitian tersebut masih terus menjadi perbincangan di media sosial dan memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat. (*)


Tags : #fyp #beritajember #penelitian #beritanasional

Ikuti Kami :

Komentar