Detail Berita

Hukum & Politik

Dua Pelajar di Tanah Datar Tewas Diduga Keracunan Asap Genset

Pewarta : Redaksi

25 Mei 2026

15:51

Suasana di Masjid Nurul Huda usai insiden dugaan keracunan asap genset di Tanah Datar. (Foto: Istimewa)

SUMATERA BARAT, enewsindo.co.id - Dugaan keracunan gas dari mesin genset kembali memakan korban di tengah pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Barat. Peristiwa tragis itu terjadi di Masjid Nurul Huda, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, pada Jumat malam, (22/5/2026).

Tiga Pelajar ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri diduga setelah menghirup gas beracun dari genset yang dinyalakan di dalam ruangan tertutup. Dua di antaranya meninggal dunia, sedangkan satu korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa bermula saat kawasan tersebut mengalami pemadaman listrik. Untuk kebutuhan penerangan dan mengisi daya ponsel, para pelajar menggunakan genset yang dipinjam dari pengurus masjid.

Namun, mesin genset itu diletakkan di ruangan bagian belakang masjid dengan kondisi pintu tertutup. Diduga, para korban tertidur ketika genset masih menyala sehingga terpapar gas karbon monoksida dalam waktu cukup lama.

Wali Nagari Pandai Sikek, Mas'ap W. Dt. Bandaro, mengatakan genset tersebut belum sempat dipindahkan ke luar ruangan usai diperbaiki. “Jumat malam mati lampu, jadi mereka menghidupkan genset yang dipinjam ke pengurus, posisinya belum dipindahkan ke luar ruangan. Genset itu juga baru diservis, makanya masih di sana,” ujar Mas'ap.

Mas'ap juga menjelaskan kondisi para korban baru diketahui pada Sabtu pagi saat seorang garin masjid mencoba membangunkan mereka. Karena tidak ada jawaban dari dalam ruangan, pintu kemudian dibuka dan ketiga pelajar ditemukan masih terbaring.

"Awalnya, mereka diduga masih tertidur, hingga salah satu orang tua korban datang dan menyadari kondisi para remaja tersebut sudah kritis," terangnya.

Setelah diperiksa dan dilarikan ke RS Ibnu Sina Padang Panjang, tambah Mas'ap,  dua korban bernama Haikal dan Gibran dinyatakan meninggal dunia. Sementara Burhanuddin Hakim berhasil selamat dan masih menjalani perawatan intensif. (*)


Tags : #fyp #beritajember #keracunan #infosumatera

Ikuti Kami :

Komentar