Detail Berita

Pendidikan & Teknologi

Pemkot Kediri Targetkan 10 SD Jadi Sekolah Siaga Kependudukan 2026

Pewarta : Siddik

10 April 2026

17:02

Pembukaan kegiatan advokasi sosialisasi dan fasilitasi sekolah sak tingkat SD di aula rumah sakit kilisuci kota Kediri (Siddik)

KOTA KEDIRI, enewsindo.co.id - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Pemerintah Kota Kediri, menargetkan penambahan sepuluh Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) tingkat sekolah dasar (SD) pada 2026.

Hal itu disampaikan Kepala DP3AP2KB Kota Kediri, dr. Moh Fajri Mubasysyir, usai membuka kegiatan Advokasi, Sosialisasi, dan Fasilitasi Sekolah SSK Tingkat SD Tahun 2026 di Aula Rumah Sakit Kilisuci, Kamis (9/4/2026).

Fajri mengungkapkan, hingga 2025 capaian SSK di Kota Kediri masih terbatas. Pada jenjang SLTP, terdapat 10 sekolah dengan klasifikasi SSK, terdiri dari 9 sekolah berstatus paripurna yakni SMPN 1 hingga SMPN 9, serta satu sekolah berklasifikasi dasar, yaitu MTsN 1 Kediri. Sementara di tingkat SMA terdapat 17 SSK, namun baru tiga sekolah yang meraih klasifikasi paripurna.

“Untuk tingkat SD masih belum ada. Secara keseluruhan capaian SSK kita baru sekitar 10 persen dari jumlah sekolah di Kota Kediri. Tahun 2026 kami menargetkan 10 SD bisa meraih klasifikasi paripurna SSK,” ujar Fajri.

Menurutnya, untuk mencapai target tersebut, DP3AP2KB tidak hanya melakukan fasilitasi dan pendampingan, tetapi juga membangun sinergi dengan sekolah yang telah meraih klasifikasi paripurna agar dapat menjadi percontohan bagi sekolah lain.

Ia menjelaskan, program SSK tidak berdiri sebagai mata pelajaran baru, melainkan diintegrasikan dalam kurikulum nasional. Materi kependudukan disisipkan dalam berbagai mata pelajaran agar siswa lebih familiar dengan isu-isu kependudukan sejak dini.

“Harapannya seluruh sekolah di Kota Kediri dapat menjadi SSK dan mampu menjalankan program pembangunan keluarga dan kependudukan, sehingga kita bisa menyiapkan generasi berkualitas,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim SSK SMPN 4 Kediri, Atik Juedanarmi, didampingi Sekretaris Tim Fitri Wulandari, mengungkapkan keberhasilan sekolahnya meraih Juara 1 SSK tingkat kota merupakan hasil kerja sama seluruh warga sekolah.

“Kami memberdayakan siswa agar terlibat langsung dalam program SSK. Jadi tidak hanya teori, tetapi siswa juga berkreasi dengan arahan guru,” ujarnya.

Ia mengakui, dalam proses meraih klasifikasi paripurna, pihaknya menghadapi berbagai tantangan, mulai dari manajemen waktu, koordinasi, hingga penyesuaian jadwal kegiatan yang kerap berbenturan.

Saat ini, SMPN 4 Kediri telah mengembangkan sejumlah program pendukung SSK, seperti sekolah Adiwiyata, UKS, sekolah peduli inflasi, serta program moderasi beragama.

“Atas capaian ini, kami berharap dapat mencetak generasi yang terencana dan berkualitas, sehingga mampu mewujudkan generasi emas di masa depan,” pungkasnya. (*)


Tags : #Kediri #SSK #Pendidikan #DP3AP2KB GenerasiEmas #Sekolah #enewsindo

Ikuti Kami :

Komentar