Detail Berita

Pendidikan & Teknologi

Kolaborasi UNEJ–AURO, Siap Dongkrak UMKM Naik Kelas

Pewarta : Evelyne

09 April 2026

15:10

Antonius Rektor Fakultas ilmu Komputer Unej dan Tamara Fristanty Owner Tamara Management menunjukkan Penandatanganan MoU (Evelyne)

JEMBER, enewsindo.co.id - Upaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar lebih adaptif terhadap teknologi terus dilakukan. Salah satunya melalui peluncuran AURO, platform digital growth berbasis data yang dikembangkan bersama Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember (UNEJ).

Soft-launch AURO digelar dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari akademisi hingga pelaku UMKM lokal. Hadir dalam kesempatan tersebut Dekan Fasilkom UNEJ, Antonius Cahya Prihandoko, serta Founder AURO, Tamara Firstanty.


Peluncuran ini bukan sekadar memperkenalkan aplikasi digital. Lebih dari itu, AURO hadir sebagai solusi untuk membantu UMKM memahami kondisi bisnis mereka secara lebih terukur melalui pendekatan Business Health Index atau indeks kesehatan usaha.

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa kampus tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga pusat lahirnya inovasi yang menjawab kebutuhan nyata di masyarakat,” ujar Antonius.


Ia menegaskan, keterlibatan mahasiswa dalam program Capstone Project dan MBKM menjadi nilai tambah tersendiri. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga terlibat langsung dalam pengembangan teknologi yang berdampak nyata bagi pelaku usaha.

Sementara itu, Tamara Firstanty menjelaskan bahwa AURO dirancang bukan sekadar aplikasi kasir digital. Platform ini mengintegrasikan fungsi operasional dengan analisis bisnis yang komprehensif.

“Banyak UMKM sebenarnya punya penjualan yang baik, tetapi tidak memahami kesehatan bisnisnya. Di sinilah AURO hadir, memberikan gambaran yang jelas dan membantu mereka mengambil keputusan strategis,” jelasnya.


Tamara menjelaskan, AURO dilengkapi sejumlah fitur unggulan, seperti pemantauan margin usaha, analisis perputaran stok, hingga prediksi kebutuhan barang berbasis data penjualan. Selain itu, platform ini juga menyediakan ringkasan data bisnis yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk mengakses pendanaan atau ekspansi usaha.

"Menariknya, AURO ini mengusung konsep freemium. Artinya, pelaku UMKM dapat menggunakan fitur dasar seperti kasir dan manajemen stok secara gratis, dan baru beralih ke layanan premium saat bisnis mulai berkembang," terangnya. 


Dukungan juga datang dari pelaku UMKM Jember yang hadir dalam acara tersebut. Mereka menyambut positif kehadiran AURO karena dinilai mampu menjawab kebutuhan di lapangan.

Selama ini, banyak pelaku usaha mengaku kesulitan membaca kondisi keuangan bisnisnya secara menyeluruh. Dengan adanya platform ini, mereka berharap dapat lebih mudah memahami data usaha tanpa harus memiliki latar belakang keuangan.

“Kalau datanya bisa dibaca dengan mudah, kami jadi lebih yakin untuk ambil keputusan,” ungkap Abdul Wahid Kamal pemilik YOI CUP dan Owner tuniang Turah Ajus para pelaku UMKM di kabupaten Jember.


Peluncuran AURO sekaligus menjadi momentum lahirnya gerakan digitalisasi UMKM berbasis kolaborasi kampus dan industri dari daerah. Dari Jember, inovasi ini diharapkan mampu menjangkau lebih luas dan menjadi solusi bagi UMKM di seluruh Indonesia.

Ke depan, AURO menargetkan diri sebagai platform pertumbuhan yang membantu UMKM menjadi lebih sehat, kompetitif, dan bankable. Dengan begitu, pelaku usaha tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang dan naik kelas. (*)

Tags : #AURO #UNEJ #TanaraManagement

Ikuti Kami :

Komentar