Detail Berita
Pasokan Masuk, Stok Pupuk Subsidi di Bondowoso Mulai Tersedia
Pewarta : Eko
27 Januari 2026
09:38
Keterangan foto : Pemilik CV Arivan Jaya, H Fendi, menunjukkan stok pupuk bersubsidi jenis urea dan phonska yang tersimpan di gudang distributor di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, 27 Januari 2026. (Eko)
BONDOWOSO, enewsindo.co.id - Setelah sempat dikeluhkan petani karena kelangkaan, pasokan pupuk bersubsidi jenis urea dan phonska di Kabupaten Bondowoso mulai kembali tersedia. Sejak Selasa (27/1/2026), distribusi pupuk dari distributor ke kios-kios resmi kembali berjalan.
Salah satu distributor pupuk di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, CV Arivan Jaya, memastikan stok pupuk di gudang dalam kondisi cukup. Pemilik CV Arivan Jaya, H Fendi, mengatakan ketersediaan pupuk saat ini telah mampu memenuhi kebutuhan petani sesuai alokasi yang ditetapkan.
"Alhamdulillah, stok pupuk di gudang sudah cukup,” ujar H Fendi.
Ia menjelaskan, CV Arivan Jaya telah menyalurkan pupuk bersubsidi ke 29 kios yang berada di wilayah kerjanya. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Tapen, Sumber Wringin, dan Ijen. Penyaluran dilakukan berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang telah disusun sebelumnya.
"Kami sudah mengirim sesuai wilayah kerja dan sesuai RDKK,” katanya.
Kembalinya distribusi pupuk ini menjadi angin segar bagi petani yang tengah memasuki musim tanam padi. Sebelumnya, kelangkaan pupuk memaksa sebagian petani mengurangi dosis pemupukan, kondisi yang dikhawatirkan berdampak pada produktivitas hasil panen.
Dengan tersedianya kembali pupuk subsidi, petani diharapkan tidak perlu khawatir terhadap kebutuhan sarana produksi. Pupuk bersubsidi dapat dibeli sesuai harga eceran tertinggi, yakni Rp180.000 per kuintal untuk urea dan Rp184.000 per kuintal untuk phonska.
Kelancaran distribusi pupuk subsidi dinilai penting di tengah upaya pemerintah meningkatkan produksi pertanian nasional. Ketersediaan pupuk yang tepat waktu dan sesuai kebutuhan menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan musim tanam dan keberlanjutan ketahanan pangan.
Komentar
Berita Terbaru
Pemprov Jatim Percepat Pembangunan Ulang Jembatan Sentong Bondowoso
25 Februari 2026
19:39
Imigrasi Jember Jemput Bola Layani WNA Lewat Rumah Ramah HAM
25 Februari 2026
19:00
DPRD Trenggalek Soroti Penghentian Insentif 971 Kader KB
25 Februari 2026
16:49
DPRD Trenggalek Desak Persiapan Pilkades 2027 Tak Tunggu PP
25 Februari 2026
10:11
Izin Apotek Berbelit, Komisi IV DPRD Trenggalek Panggil OPD Terkait
24 Februari 2026
17:42
Berita Terpopuler