Detail Berita
Kapolresta Banyuwangi dan Pengasuh Ponpes Adz Dzikra Gayeng Campur Sari Campur Ngaji
Pewarta : Hakim Said
18 Januari 2026
00:58
Keterangan foto : Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan duduk lesehan dan tampak akrab berbincang dengan KH Ir Achmad Wahyudi saat acara Campur Sari Campur Ngaji Kanggo Nelesi Ati, 17 Januari 2026 (Hakim Said)
BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Pondok Pesantren Adz Dzikra, Banyuwangi. Dalam acara bertajuk “Campur Sari Campur Ngaji Kanggo Nelesi Ati”, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan duduk lesehan bersama masyarakat, berdampingan dengan Pengasuh Ponpes Adz Dzikra KH Ir Achmad Wahyudi.
Acara tersebut memadukan syiar agama dengan lantunan musik tradisional campur sari. Konsep dakwah kultural ini dihadirkan untuk nelesi ati, membasahi hati jamaah dengan keteduhan spiritual, tanpa meninggalkan akar budaya lokal yang telah lama hidup di tengah masyarakat Banyuwangi.
Dalam sambutannya, KH Achmad Wahyudi menegaskan pentingnya menjaga harmoni antara nilai spiritual dan kebersamaan sosial. Menurutnya, agama dan budaya bukan dua hal yang harus dipertentangkan, melainkan bisa berjalan beriringan untuk menyentuh relung hati manusia.
“Agama dan budaya itu tidak perlu dipertentangkan. Justru bisa berjalan seiring untuk menyentuh hati masyarakat. Malam ini, kehadiran Pak Kapolresta di tengah kita menjadi bukti bahwa ulama dan umara di Banyuwangi selalu sejalan. Kita ingin menciptakan suasana yang adem, yang nelesi ati,” ujar KH Achmad Wahyudi di sela acara.
Senada dengan itu, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan yang tampak santai mengenakan seragam dinas lengkap dengan kopiah putih, mengapresiasi metode dakwah yang merangkul kearifan lokal. Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak cukup hanya dengan pendekatan hukum, tetapi juga membutuhkan sentuhan hati.
“Tugas kepolisian bukan semata penegakan hukum. Yang lebih penting, bagaimana kami bisa hadir dan menyatu dengan detak jantung masyarakat. Lewat media campur sari dan ngaji seperti ini, pesan-pesan kamtibmas bisa tersampaikan dengan cara yang lebih humanis dan menyenangkan,” tutur Kombes Pol Rofiq.
Sepanjang acara, kedua tokoh tersebut tampak gayeng berinteraksi di atas panggung sembari memegang mikrofon, diiringi alunan musik dari grup pengiring. Kedekatan ulama dan aparat penegak hukum yang sama-sama berlatar pendidikan tinggi ini menunjukkan kelas tersendiri dalam membangun komunikasi publik yang santun dan membumi.
Hingga larut malam, acara berlangsung khidmat sekaligus menghibur. Sinergi antara KH Achmad Wahyudi dan Kombes Pol Rofiq menjadikan kegiatan tersebut sebagai oase spiritual bagi jamaah. Pesan perdamaian, kerukunan, dan kebersamaan pun terasa lebih mudah diterima oleh lintas generasi di Bumi Blambangan.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Akhir 2026, Pemkab Jember Targetkan Seluruh ASN Beralih ke e-Kinerja BKN
9 Oktober 2026
18:08
Ekonomi & Bisnis
Siapkan IB Gratis Sapi Red Brahman, DKPPP Jember Sinkronkan Birahi Ternak
9 Oktober 2026
17:36
Pendidikan & Teknologi
Harmoni Tangguh dari Ujung Timur Jawa, MTsN 1 Banyuwangi Unjuk Prestasi di Kejurprov Drum Band PDBI Jatim 2026
9 Oktober 2026
17:25
Hukum & Politik
Pasutri Pembuang Bayi di Kalibaru Banyuwangi Ditangkap, Polisi Telusuri Motif
9 Oktober 2026
16:06
Hukum & Politik
Mobil Cinta Diluncurkan, Pasien di Jember Tak Perlu Bingung Cari Kendaraan untuk Pulang
9 Oktober 2026
15:53