Detail Berita

Hukum & Politik

Polri Bangun 177 Sumur Bor Air Bersih Pascabanjir Bandang Aceh Tamiang

Pewarta : Evelyne

06 Januari 2026

13:50

Tandon sumur Bor disalah satu desa di Tamiang Aceh yang di bangun Polri di nasa pemulihan pasca banjir Bandang, 6 Januari 2026 (foto : Istimewa)

ACEH TAMIANG,enewsindo.co.id - Kepolisian Negara Republik Indonesia membangun 177 titik sumur bor air bersih pascabanjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Seluruh sumur bor tersebut telah aktif dan dimanfaatkan masyarakat terdampak bencana.

Pembangunan sumur bor dilakukan sejak masa tanggap darurat hingga fase pemulihan. Fokus utama Polri adalah memastikan ketersediaan air bersih yang sempat terganggu akibat banjir bandang. Sumur bor dibangun di 12 kecamatan dan 66 desa di Aceh Tamiang.

Lokasi pembangunan mencakup fasilitas publik dan permukiman warga, antara lain tempat ibadah, sekolah, fasilitas kesehatan, kantor pemerintahan, area publik, kawasan permukiman, hingga lokasi pengungsian. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan akses air bersih bagi masyarakat.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan penyediaan air bersih menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana. Menurut dia, Polri bergerak cepat membangun sumur bor agar masyarakat dapat segera kembali beraktivitas secara normal.

“Seluruh sumur bor yang dibangun dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai bentuk komitmen Polri dalam memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi,” kata Trunoyudo, Selasa, 6 Januari 2026.

Secara keseluruhan, Polri menargetkan pembangunan 389 titik sumur bor air bersih di Provinsi Aceh. Sebanyak 300 titik direncanakan berada di Kabupaten Aceh Tamiang, sementara 89 titik lainnya tersebar di sejumlah kabupaten dan kota.

Hingga Senin malam, 5 Januari 2026, pukul 23.00 WIB, sebanyak 208 titik sumur bor telah terealisasi di wilayah hukum Polda Aceh. Sebagian besar sumur bor tersebut sudah berfungsi dan dimanfaatkan masyarakat.

Selain Aceh Tamiang, Polri membangun 9 titik sumur bor di Kabupaten Aceh Utara yang seluruhnya aktif. Di Kabupaten Pidie Jaya, terdapat 5 titik, dengan 1 titik telah berfungsi dan 4 titik masih dalam proses pembangunan.

Sumur bor aktif juga telah dibangun masing-masing 1 titik di Kabupaten Bireuen, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Barat, dan Kabupaten Pidie. Di Kota Langsa terdapat 7 titik aktif, sedangkan di Kabupaten Aceh Timur terdapat 9 titik aktif. Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Singkil masing-masing memiliki 2 titik sumur bor yang telah berfungsi.

Polri memastikan pembangunan sumur bor air bersih di Aceh akan terus dilanjutkan hingga seluruh target tercapai sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.

Tags : #Polri #Banjir Bandang #Aceh Tamiang #Air Bersih #Sumur Bor #Bencana Alam #Pascabencana #Polda Aceh #Pemulihan Bencana #Aceh #Viral

Ikuti Kami :

Komentar