Detail Berita

Pendidikan & Teknologi

Ratusan Kepala TK, RA, dan PAUD Ma’arif NU Banyuwangi Dapat Penguatan Ideologi

Pewarta : Hakim Said

04 Januari 2026

01:06

Ratusan Kepala TK, RA dan PAUD dalam Naungan LP Ma'arif NU Banyuwangi dapat Penguatan Ideologi, 3 Januari 2026 (foto : Hakim Said)

BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Ratusan kepala sekolah TK, RA, dan PAUD di bawah naungan LP Ma’arif NU Banyuwangi mengikuti pembinaan dan penguatan ideologis, Sabtu (3/1/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung dua tokoh sentral pendidikan Nahdlatul Ulama (NU) di Banyuwangi.

Pemateri utama dalam forum tersebut adalah Ketua PCNU Banyuwangi Kiai Sunandi Zubaidi serta Ketua PC LP Ma’arif NU Banyuwangi Achmad Shodiq, M.Pd.I. Kegiatan itu menjadi ajang konsolidasi penting bagi lembaga pendidikan usia dini Ma’arif NU di tengah tantangan globalisasi dan persaingan lembaga pendidikan.

Dalam arahannya, Kiai Sunandi Zubaidi menegaskan bahwa kepala sekolah dan guru PAUD/TK tidak hanya berperan sebagai pengajar. Lebih dari itu, mereka merupakan penjaga sanad keilmuan dan ideologi anak sejak usia dini.

“Guru PAUD adalah akar peradaban. Dari merekalah fondasi akhlak, cara beribadah, hingga cara berpikir anak-anak dibentuk,” tegas Kiai Sunandi.

Ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap masuknya paham-paham yang tidak sejalan dengan tradisi pesantren dan nilai-nilai Nahdlatul Ulama. Menurutnya, lembaga pendidikan Ma’arif harus menjadi benteng ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah sejak jenjang paling dasar.

“Anak-anak usia dini adalah peniru ulung. Maka kepala sekolah harus memastikan para guru menjadi teladan dalam akhlak, ibadah, dan sikap keseharian,” imbuhnya.

Kiai Sunandi juga berpesan agar pengelolaan lembaga pendidikan diniatkan sebagai bentuk khidmat kepada para muassis NU. Dengan niat tersebut, perjuangan pendidikan Ma’arif diyakini akan senantiasa mendapat keberkahan.

Sementara itu, Ketua PC LP Ma’arif NU Banyuwangi Achmad Shodiq, M.Pd.I lebih menyoroti aspek teknis dan manajerial kelembagaan. Ia mendorong percepatan modernisasi tata kelola TK, RA, dan PAUD Ma’arif agar mampu bersaing secara profesional.

Menurutnya, tertib administrasi menjadi keharusan, termasuk pemenuhan standar akreditasi serta pendataan lembaga melalui sistem informasi pendidikan Ma’arif yang telah disiapkan.

“Kita tidak boleh kalah dengan lembaga pendidikan lain. TK dan RA Ma’arif harus memiliki keunggulan kompetitif, baik dari sisi fasilitas, tata kelola, maupun kreativitas metode pembelajaran,” ujarnya.

Selain itu, Achmad Shodiq juga memaparkan sejumlah program strategis LP Ma’arif NU Banyuwangi, mulai dari peningkatan kapasitas pendidik, kesejahteraan guru, hingga skema apresiasi bagi tenaga pendidik Ma’arif.

Dari pertemuan tersebut, disepakati sejumlah langkah penting. Di antaranya penyeragaman kurikulum ke-NU-an untuk tingkat PAUD se-Kabupaten Banyuwangi, peningkatan intensitas supervisi dan pendampingan LP Ma’arif hingga ke tingkat ranting, serta komitmen bersama menjadikan TK, RA, dan PAUD Ma’arif sebagai pilihan utama masyarakat.

Forum tersebut menjadi momentum strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus meneguhkan peran lembaga pendidikan Ma’arif NU dalam mencetak generasi emas Banyuwangi yang berakhlak dan berhaluan Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah.

Tags : #LP Ma’arif NU Banyuwangi #PCNU Banyuwangi #Pendidikan PAUD #TK RA Ma’arif #Pendidikan Usia Dini #Ahlussunnah wal Jama’ah #Penguatan Ideologi NU #Guru PAUD #Pendidikan Ke-NU-an #Banyuwangi

Ikuti Kami :

Komentar