Detail Berita
Perhutani KPH Bondowoso Lakukan Ground Breaking Rehabilitasi Hutan
Pewarta : Evelyne
27 November 2025
18:19
Perhutani KPH Bondowoso Lakukan Ground Breaking Rehabilitasi Hutan pada 17 November 2025 (Foto : Istimewa)
BONDOWOSO, enewsindo.co.id - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso menggelar kegiatan ground breaking penanaman sebagai bagian dari program rehabilitasi dan optimalisasi kawasan hutan produksi, Kamis (27/11/2025).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Petak 63C wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kembang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosari, Desa Gunosari, Kecamatan Tlogosari.
Agenda yang digelar dalam rangka Bulan Tanam Nasional itu, juga melibatkan Ikatan Istri Karyawan Perhutani (IIKP) serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sumber Sari Jaya sebagai bentuk sinergi multipihak dalam menjaga kelestarian kawasan hutan.
Program penanaman diarahkan untuk meningkatkan tutupan lahan, menjaga keseimbangan ekosistem, mempertahankan fungsi hidrologi, serta mendukung penyerapan karbon sebagai upaya mitigasi perubahan iklim.
Sebanyak 165 personel terlibat dalam kegiatan tersebut, mulai dari jajaran manajemen Perhutani, Asper dan KRPH, mandor/polter, anggota IIKP, Muspika, TNI/Polri, pelajar, karyawan KPH Bondowoso, hingga kelompok pemberdayaan masyarakat dari LMDH Sumber Sari Jaya.
Administratur KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, menyampaikan bahwa Bulan Tanam Nasional merupakan momentum penting dalam siklus pengelolaan hutan lestari. Menurutnya, penanaman merupakan tindakan silvikultur yang bertujuan menjaga produktivitas sekaligus fungsi ekologis hutan.
“Penanaman yang dilakukan hari ini merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan ekosistem hutan. Keterlibatan multipihak sangat penting untuk memperkuat perlindungan kawasan dari ancaman gangguan keamanan seperti pencurian, illegal logging, maupun potensi kebakaran hutan,” ujarnya.
Ketua IIKP Bondowoso, Ny. Sri Winarti Misbakhul Munir, menambahkan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam konservasi hutan, terutama melalui edukasi lingkungan di keluarga dan masyarakat. "Kami berharap kehadiran IIKP dapat mendukung keberhasilan tugas para petugas lapangan," katanya.
Sementara itu, Ketua LMDH Sumber Sari Jaya, Mulyono, mengungkapkan bahwa sinergi Perhutani dan LMDH terus diperkuat melalui patroli bersama, pengembangan hasil hutan bukan kayu seperti getah pinus, hingga penerapan pola agroforestry untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Selain itu, LMDH juga aktif melakukan pengawasan di titik-titik rawan kebakaran pada musim kemarau sebagai langkah mitigasi risiko," ungkapnya.
Perhutani KPH Bondowoso berharap kegiatan ground breaking ini dapat memperkuat implementasi prinsip kelestarian hutan dari sisi produksi, ekologi, maupun sosial, serta memastikan manfaat kawasan hutan tetap terjaga bagi generasi mendatang.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Gibran Apresiasi Desain Pasar Banyuwangi, Minta Penyempurnaan Sebelum Beroperasi
11 Juli 2026
06:49
Hukum & Politik
Perhutani dan Pemkab Bondowoso Serahkan PKS Agroforestry Kopi kepada 141 Petani Sumberwringin
10 Juli 2026
09:43
Hukum & Politik
Bupati Nias Selatan Lantik 64 Pejabat, Tekankan Kerja Cepat dan Bersih dari KKN
10 Juli 2026
06:55
Hukum & Politik
Polres Sampang Amankan 12 Terduga Pelaku Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, 15 Orang Masih Diburu
9 Juli 2026
16:47
Ekonomi & Bisnis
PTPN I Perkuat Kemitraan Lahan Tembakau di Jember, Dorong Kesejahteraan Petani
9 Juli 2026
16:40