Detail Berita
Perhutani KPH Bondowoso dan Pokmas Argopuro Walida Ekspor Perdana Kopi Argopuro ke Jeddah
Pewarta : Eko
06 Oktober 2025
23:53
Kepala Perhutani Divre Jatim Wawan Triwibow bersama Administrator Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir di Peluncuran Kopi Argopuro oleh Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM RI pada 6 Oktober 2025 (Foto Eko)
BONDOWOSO, enewsindo.co.id - Perusahaan Umum (Perum) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso bersama Pokmas Argopuro Walida, resmi meluncurkan ekspor perdana kopi Argopuro ke Jeddah, Arab Saudi.
Pelepasan ekspor tersebut dihadiri oleh Administrator Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir bersama Kepala Perum Perhutani Divisi Regional (Divre) Jawa Timur, Wawan Triwibowo.
Ekspor sebanyak 15 ton kopi arabika kualitas premium ini, merupakan hasil panen petani kopi di lereng Gunung Argopuro, Kabupaten Situbondo, yang berada di bawah pengelolaan Sub Kesatuan Pemangkuan Hutan (SKPH) Bondowoso Utara.
Prosesi pelepasan ekspor dilakukan secara resmi oleh Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM RI, Bagus Rachman, bersama Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan dihadiri Forkompinda setempat, Senin (6/10/2025).
Kepala Perhutani Divre Jatim, Wawan Triwibowo, menjelaskan bahwa kopi yang diekspor merupakan hasil kemitraan antara Perhutani dengan Pokmas Argopuro Walida, Perkumpulan Rengganis, serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Argopuro Makmur.
"Lahan untuk pengelolaan kopi tersebut, mencakup sekitar 1.800 hektare, dan dikelola melalui program Kelompok Kemitraan Perhutani (KKP)," jelasnya
Kolaborasi ini kata Wawan, merupakan wujud nyata sinergi antara Perhutani dan masyarakat sekitar hutan dalam mengoptimalkan potensi sumber daya hutan secara berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan aspek konservasi lingkungan.
Sementara, Administrator Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, menyampaikan bahwa pengelolaan kawasan hutan berbasis Agroforestry, menjadi salah satu solusi yang ditawarkan Perhutani untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa melanggar ketentuan yang berlaku.
“Dengan adanya kerja sama lintas sektor, baik di bidang pertanian, pariwisata, maupun sektor lainnya, kami berharap kesejahteraan masyarakat dapat meningkat, sementara kelestarian hutan tetap terjaga,” pungkas Munir.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Gibran Apresiasi Desain Pasar Banyuwangi, Minta Penyempurnaan Sebelum Beroperasi
11 Juli 2026
06:49
Hukum & Politik
Perhutani dan Pemkab Bondowoso Serahkan PKS Agroforestry Kopi kepada 141 Petani Sumberwringin
10 Juli 2026
09:43
Hukum & Politik
Bupati Nias Selatan Lantik 64 Pejabat, Tekankan Kerja Cepat dan Bersih dari KKN
10 Juli 2026
06:55
Hukum & Politik
Polres Sampang Amankan 12 Terduga Pelaku Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, 15 Orang Masih Diburu
9 Juli 2026
16:47
Ekonomi & Bisnis
PTPN I Perkuat Kemitraan Lahan Tembakau di Jember, Dorong Kesejahteraan Petani
9 Juli 2026
16:40