Detail Berita
ATR/BPN dan Perhutani Bondowoso Lakukan Plotting Lahan untuk Selesaikan Konflik Pertanahan
Pewarta : Eko
14 Agustus 2025
19:36
Bersama petani yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH)
BONDOWOSO, enewsindo.co.id – Perhutani bersama ATR/BPN Bondowoso bersiap melakukan plotting atau pengukuran lahan di wilayah kehutanan. Kegiatan ini akan memuat data by name, by address, by object untuk mengetahui secara rinci penguasaan dan pemanfaatan lahan.
Kepala ATR/BPN Bondowoso, Zubaidi, mengatakan pihaknya bersama Perhutani berupaya menyelesaikan konflik pertanahan, baik di kawasan hutan, non-hutan, maupun wilayah rawan sengketa.
“Untuk kawasan yang dimanfaatkan pertanian, kita akan lakukan plotting bersama Perhutani agar jelas objek dan subjeknya,” ujar Zubaidi saat ditemui di Kantor Perhutani Bondowoso, Kamis (14/8/2025).
Menurutnya, plotting bertujuan memetakan luas objek, mengetahui siapa penggarapnya, dan memahami peruntukan lahan tersebut. Data ini nantinya dapat digunakan berbagai pihak jika diperlukan.
ADM Perhutani Bondowoso, Misbakhul Munir, menambahkan bahwa luasan lahan yang telah dipetakan mencapai 774 hektare di Bondowoso dan 15 hektare di beberapa titik lainnya, serta sekitar 550 hektare di Kabupaten Situbondo.
“Kami ukur per penggarap, bukan per LMDH. Jadi benar-benar by name, by address, by object,” jelas Munir.
Ia menyebut, pendataan ini juga akan membantu dalam pemberian pupuk bersubsidi kepada petani kawasan hutan, sejalan dengan Permen Pertanian RI Nomor 04 Tahun 2025 tentang perubahan kedua atas Permen Pertanian Nomor 10 Tahun 2022 mengenai tata cara penetapan alokasi dan HET pupuk bersubsidi sektor pertanian.
“Kalau dulu petani hutan tidak bisa mendapat pupuk subsidi, sekarang sudah boleh,” ungkapnya.
Peraturan tersebut menjelaskan bahwa petani yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) atau dengan nama lain, dan memenuhi kriteria sesuai ketentuan perundangan, dapat menerima pupuk bersubsidi.
“Ini pelaksanaan plotting pertama kali yang dilakukan di Bondowoso,” pungkas Munir.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Gibran Apresiasi Desain Pasar Banyuwangi, Minta Penyempurnaan Sebelum Beroperasi
11 Juli 2026
06:49
Hukum & Politik
Perhutani dan Pemkab Bondowoso Serahkan PKS Agroforestry Kopi kepada 141 Petani Sumberwringin
10 Juli 2026
09:43
Hukum & Politik
Bupati Nias Selatan Lantik 64 Pejabat, Tekankan Kerja Cepat dan Bersih dari KKN
10 Juli 2026
06:55
Hukum & Politik
Polres Sampang Amankan 12 Terduga Pelaku Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, 15 Orang Masih Diburu
9 Juli 2026
16:47
Ekonomi & Bisnis
PTPN I Perkuat Kemitraan Lahan Tembakau di Jember, Dorong Kesejahteraan Petani
9 Juli 2026
16:40
