Detail Berita
Hukum & Politik
Tegak Lurus Pada Kebenaran
Pewarta : Anjasmara Enewsindo
22 Maret 2024
22:46
Sudarman
Ketua PGRI Kabupaten Banyuwangi
Kabar mengejutkan baru saja kita terima (benar apa salah kita tunggu bersama), bahwa pelaksanaan Kongres PGRI XXIII yang berlangsung pada tanggal 1-3 Maret 2024 lalu telah berhasil mengajukan dan terbit Surat Keputusan dari Direktorat Jenderal Administrasi dan Hukum Umum (Dirjen AHU) Kemenkumham RI. Jika berita ini benar, maka wajah lembaga hukum kita benar-benar sudah tercoreng. Betapa tidak ? Karena semestinya pengajuan permohonan SK AHU Kemenkumham harus berdasar pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) No. 3 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengajuan Permohonan Pengesahan Badan Hukum dan Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar. Pada pasal 22 ayat 4 Permenkumham itu disebutkan, dokumen perubahan Anggaran Dasar disimpan oleh notaris meliputi : a. Minuta akta perubahan anggaran dasar perkumpulan b. Notulen rapat atau sebutan lain c. Dst d. Dst e. Surat pernyataan tidak dalam sengketa dan pailit. Faktanya, saat ini Organisasi PGRI sedang dalam sengketa. Bahkan masuk dalam agenda sidang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Ada anomali yang sangat jelas terbaca di dalam kasus ini, bagaimana mungkin bisa terbit SK AHU sementara pijakan SK AHU yang digunakan sebagai dasar untuk menerbitkan masih dalam sengketa ? Berdasarkan fakta diatas, dapat disimpulkan bahwa kondisi PGRI saat ini sedang Status Quo. Oleh karena itu semua pihak dimohon untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Dalam hal ini, kesimpulannya ada 2 (dua), yaitu : 1. Jika gugatan PTUN PB PGRI Drs. Teguh Sumarno ditolak, maka semua harus legowo menerima putusan dan mendukung kepemimpinan Prof. Dr. Unifah Rosyidi. 2. Namun sebaliknya, jika gugatan Teguh Sumarno dikabulkan maka pihak Prof. Dr. Unifah Rosyidi juga harus legowo dan menerima kepemimpinan Drs. H. Teguh Sumarno, M.M. Menurut Undang-Undang nomor 30 tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan pasal 7 ayat 2 huruf (k) dan ( l), pemerintah wajib mematuhi putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Karena itu semua pihak dimohon untuk bersabar menunggu hasil putusan sidang PTUN. Banyuwangi, 23 Maret 2024 Kakung (red)Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Akhir 2026, Pemkab Jember Targetkan Seluruh ASN Beralih ke e-Kinerja BKN
9 Oktober 2026
18:08
Ekonomi & Bisnis
Siapkan IB Gratis Sapi Red Brahman, DKPPP Jember Sinkronkan Birahi Ternak
9 Oktober 2026
17:36
Pendidikan & Teknologi
Harmoni Tangguh dari Ujung Timur Jawa, MTsN 1 Banyuwangi Unjuk Prestasi di Kejurprov Drum Band PDBI Jatim 2026
9 Oktober 2026
17:25
Hukum & Politik
Pasutri Pembuang Bayi di Kalibaru Banyuwangi Ditangkap, Polisi Telusuri Motif
9 Oktober 2026
16:06
Hukum & Politik
Mobil Cinta Diluncurkan, Pasien di Jember Tak Perlu Bingung Cari Kendaraan untuk Pulang
9 Oktober 2026
15:53