Detail Berita
Membatik di Tengah Hamparan Teh, Pengalaman Wisata Baru di PTPN I Regional 5 Kebun Wonosari
Pewarta : Evelyne
23 September 2026
17:11
Wisata Membatik di Hamparan Kebun Teh Wonosari (foto : Istimewa.)
MALANG, enewsindo.co.id - PTPN I Regional 5 menghadirkan aktivitas edukasi membatik dan shibori sebagai bagian dari pengembangan wisata agro di Wisata Agro Wonosari, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Aktivitas tersebut memadukan pengalaman menikmati suasana perkebunan teh dengan kegiatan kreatif, sehingga wisatawan tidak hanya menikmati panorama kawasan lereng Gunung Arjuno, tetapi juga dapat menghasilkan karya yang dibawa pulang sebagai cendera mata.
Salah seorang wisatawan, Tutik Wijayanti, mengatakan kegiatan membatik memberikan pengalaman baru yang menyenangkan karena dilakukan di tengah suasana perkebunan yang sejuk.
“Pengalaman baru yang menyenangkan. Hasil membatiknya juga bisa dibawa pulang sebagai kenang-kenangan,” ujar Tutik.
Asisten Agrowisata Wonosari Rosalia Sandra Jullien mengatakan aktivitas membatik dikembangkan untuk memberikan pengalaman wisata yang lebih beragam sekaligus edukatif bagi pengunjung.
“Kami ingin setiap wisatawan yang berkunjung ke Kebun Teh Wonosari tidak sekadar pulang membawa foto keindahan alam, tetapi juga membawa cerita, keterampilan baru, dan kenangan dari hasil karya mereka sendiri,” kata Rosalia di Malang, Rabu 23 September 2026.
Dalam kegiatan tersebut, wisatawan diperkenalkan dengan dasar-dasar membatik menggunakan canting dan malam. Peserta mendapatkan pendampingan selama proses pembuatan motif pada kain.
Paket edukasi membatik ditawarkan dengan tarif Rp125.000 per orang. Harga tersebut sudah mencakup tiket masuk kawasan, peralatan membatik berupa canting, wajan, kompor dan malam, kain blacu, panduan pola, serta fasilitas spot foto di kawasan kebun.
“Selain mengenalkan proses membatik, aktivitas ini juga mengajak peserta untuk lebih sabar dan teliti dalam menghasilkan sebuah karya,” ujar Rosalia.
Selain membatik tradisional, pengelola juga menyediakan aktivitas shibori, yakni teknik pewarnaan kain asal Jepang melalui proses melipat, mengikat, dan mencelup kain.
Teknik tersebut memungkinkan peserta menghasilkan motif yang berbeda-beda karena pola kain dipengaruhi oleh bentuk lipatan dan ikatan sebelum proses pewarnaan.
Paket shibori juga ditawarkan dengan tarif Rp125.000 per orang dengan minimal reservasi 10 orang. Kegiatan itu dapat diikuti rombongan sekolah, komunitas, keluarga maupun perusahaan.
“Setiap lipatan dan ikatan menghasilkan corak yang berbeda. Karena prosesnya dilakukan secara manual, setiap karya memiliki karakter yang unik dan tidak selalu menghasilkan motif yang sama,” kata Rosalia.
Pengembangan aktivitas seni dan edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya PTPN I Regional 5 memperluas daya tarik Wisata Agro Wonosari. Kawasan perkebunan tidak hanya menawarkan panorama tanaman teh dan udara pegunungan, tetapi juga menjadi ruang bagi wisatawan untuk belajar dan berkreasi.
Dengan konsep tersebut, wisatawan dapat memperoleh pengalaman yang lebih personal selama berada di kawasan perkebunan, sekaligus mengenal proses pembuatan karya seni secara langsung. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Polri Perkuat Integrasi Data untuk Transformasi Layanan SKCK, Targetkan Pencetakan Mandiri pada 2027
23 September 2026
17:17
Advertorial
Membatik di Tengah Hamparan Teh, Pengalaman Wisata Baru di PTPN I Regional 5 Kebun Wonosari
23 September 2026
17:11
Hukum & Politik
Tersinggung Teguran, Pria di Sampang Bacok Mertua Tiri
23 September 2026
17:00
Advertorial
31 Jamaah Bondowoso Siap Berangkat Umrah, Manasik Jadi Bekal Sebelum ke Tanah Suci
23 September 2026
16:56
Hukum & Politik
Tanam Jagung di Lahan Praktik, Perhutani-Polres Bondowoso Gandeng Generasi Muda
23 September 2026
16:51