Detail Berita

Hukum & Politik

Kapasitas Maksimal Dilampaui Saat Peresmian, Jembatan Pangandaran Ambruk

Pewarta : Redaksi

31 Agustus 2026

15:39

Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran (Foto : Istimewa)

PANGANDARAN, enewsindo.co.id – TNI Angkatan Darat memberikan penjelasannya terkait insiden miringnya Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran.

Pihak militer menegaskan konstruksi jembatan tidak roboh, melainkan mengalami kemiringan akibat tak sanggup menahan jumlah warga yang melintas secara bersamaan saat acara peresmian.

Kepanikan sempat terjadi ketika rombongan Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, melangkah di atas jembatan seusai prosesi pemotongan pita. Pengikat tali kawat seling di salah satu sisi mendadak terlepas, sehingga lantai penyeberangan langsung anjlok miring.

Berdasarkan pemeriksaan jajaran Kodim 0625/Pangandaran, struktur fondasi utama di bagian bawah dipastikan masih kokoh. Kejadian tersebut murni dipicu oleh lonjakan beban penyeberang yang melampaui batas kemampuan teknis jembatan.

Dandim 0625/Pangandaran, Letkol Czi Citra Kurniawan, menyampaikan permohonan maaf dan membeberkan faktor utama di balik insiden tersebut.

"Tali sling sisi kiri terlepas dari pengikatnya sehingga jembatan miring, hal ini terjadi karena jumlah orang yang melintas secara bersamaan mencapai lebih dari 50 orang sehingga melampaui batas kapasitas," ujar Dandim 0625/Pangandaran, Letkol Czi Citra Kurniawan, Senin (31/8/2026).

Letkol Czi Citra Kurniawan memastikan nihil korban jiwa dalam peristiwa ini. Akses menuju jembatan gantung kini ditutup sementara agar tim teknis dapat memperkuat ikatan seling dan melakukan perbaikan menyeluruh sebelum digunakan kembali oleh warga. (*)



Tags : ##infopangandaran ##JembatanPongpet ##TNIAD ##KodimPangandaran

Ikuti Kami :

Komentar