Detail Berita
Disdik Kalteng Geser Jam Belajar Demi Menjaga Program MBG
Pewarta : Redaksi
31 Agustus 2026
19:31
Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo (Foto: Istimewa)
PALANGKA RAYA, enewsindo.co.id – Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, memberikan penjelasan terkait pertimbangan pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan aktivitas persekolahan di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dalam potongan rekaman rapat daring yang beredar pada Senin (31/8/2026), Reza menyampaikan bahwa opsi tidak meliburkan sekolah diambil dengan mempertimbangkan keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta aktivitas perekonomian kantin sekolah. Selain itu, aspek pengawasan anak saat jam belajar juga menjadi pertimbangan agar siswa tidak berkegiatan di luar rumah tanpa pendampingan.
"Bapak Ibu saya harap baik-baik saja punya kebijaksanaan juga, dapur MBG mati bu, kantin-kantin mati bu," ujar Reza dalam keterangannya.
Sebagai langkah penyesuaian di lapangan, Dinas Pendidikan Kalteng menerapkan kebijakan pengunduran jam masuk sekolah menjadi pukul 08.00 WIB. Langkah ini diambil sebagai solusi pertengahan agar proses belajar mengajar serta program pemenuhan gizi siswa tetap berjalan dengan memperhatikan kondisi lingkungan, dikutip dari Kalteng Pos. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
BNNK Banyuwangi Siapkan 54 Fasilitator untuk Perkuat Pencegahan Narkoba hingga Desa
31 Agustus 2026
20:36
Hukum & Politik
DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset, Jangan Sampai Memeras Warga
31 Agustus 2026
19:32
Hukum & Politik
Disdik Kalteng Geser Jam Belajar Demi Menjaga Program MBG
31 Agustus 2026
19:31
Hukum & Politik
Gunung Sinabung Sumatera Utara Erupsi, Muntahkan Abu Tiga Kilometer
31 Agustus 2026
19:14
Pendidikan & Teknologi
Usai Pergantian Kepala Sekolah, Guru SDN Balaekha Diminta Tetap Kompak
31 Agustus 2026
18:44