Detail Berita
Gebyar PAUD Nias Selatan Jadi Momentum Perkuat Fondasi Generasi Emas
Pewarta : Adil
23 Agustus 2026
08:38
Bupati Nias Selatan Sokhiatulo di Hall Defnas Teluk Dalam (foto : Istimewa),
NIAS SELATAN, enewsindo.co.id - Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menegaskan komitmennya memperkuat layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai fondasi pembangunan generasi emas. Komitmen tersebut mengemuka dalam Gebyar PAUD Kabupaten Nias Selatan 2026 yang digelar di Hall Defnas Teluk Dalam, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan yang dibuka Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia itu mengusung tema “PAUD Gerbang Menuju Generasi Emas”. Gebyar PAUD diikuti peserta dari 17 kecamatan, 92 satuan pendidikan PAUD, 300 anak, dan 100 guru.
Bupati Sokhiatulo Laia mengatakan, pembangunan generasi emas tidak dapat dimulai ketika anak telah dewasa. Fondasi tersebut harus dibangun sejak usia dini melalui pendidikan, pemenuhan gizi, layanan kesehatan, perlindungan, kasih sayang, serta lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan.
Menurutnya, pendidikan anak usia dini bukan semata-mata menjadi tugas Dinas Pendidikan. Pemerintah daerah, pemerintah desa, guru, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai mitra harus bergerak bersama memastikan setiap anak memperoleh hak dan layanan yang dibutuhkan.
“Pengembangan anak usia dini adalah tanggung jawab bersama,” tegas Sokhiatulo.
Semangat kolaborasi itu diperkuat melalui motto “Satu Tim, Satu Tujuan, Wujudkan PAUD Bermutu untuk Semua.” Pemkab Nias Selatan berkomitmen agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh layanan PAUD hanya karena persoalan jarak, kondisi ekonomi, maupun keterbatasan layanan.
Bupati juga mengapresiasi dedikasi para guru PAUD yang mendampingi anak dengan penuh kesabaran dan kasih sayang. Kepada orang tua, dia mengingatkan pentingnya menjadi mitra guru.
Orang tua juga diminta tidak memaksakan anak terlalu cepat menguasai kemampuan membaca dan berhitung. Anak perlu diberi ruang untuk belajar melalui bermain, bergerak, bereksplorasi, dan mengalami proses belajar yang menyenangkan.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Nias Selatan menekankan bahwa masa depan daerah sangat ditentukan oleh perhatian terhadap anak sejak usia dini. Melalui subtema “Bersama Mewujudkan Pemenuhan PAUDHI melalui Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah”, seluruh pihak diajak memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Anak, kata dia, tidak hanya membutuhkan pendidikan. Mereka juga membutuhkan kesehatan, gizi, perlindungan, pengasuhan, serta lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan hasil rekomendasi advokasi Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan, dimulai dari satu tahun prasekolah, yang diprakarsai KREASI Save the Children Indonesia.
Rekomendasi itu diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen, tetapi menjadi acuan bersama untuk memperkuat gerakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan sekaligus mendukung implementasi Wajib Belajar Satu Tahun Pendidikan Prasekolah di Nias Selatan.
Gebyar PAUD 2026 pun menjadi ruang memperkuat sinergi 17 kecamatan, 92 satuan pendidikan, ratusan anak, guru, orang tua, dan pemangku kepentingan. Dari fondasi PAUD yang kuat, Nias Selatan menyiapkan generasi yang tumbuh sehat, terlindungi, percaya diri, dan siap menyongsong masa depan. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Pendidikan & Teknologi
Gebyar PAUD Nias Selatan Jadi Momentum Perkuat Fondasi Generasi Emas
23 Agustus 2026
08:38
Hukum & Politik
Pembangunan Jembatan Hilizamurugo Dilanjutkan, Pemkab Nias Selatan Pastikan Infrastruktur Berjalan
22 Agustus 2026
00:38
Hukum & Politik
Bea Cukai Jember Musnahkan 7,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Kerugian Negara Capai Rp7,2 Miliar
22 Agustus 2026
00:29
Ekonomi & Bisnis
Panas Bumi Patuha Dibidik untuk Dongkrak Efisiensi Industri Teh
22 Agustus 2026
00:04
Hukum & Politik
KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 Disepakati, Pemkab Jember Fokus Perkuat Pelayanan Dasar
21 Agustus 2026
23:37