Detail Berita

Hukum & Politik

Aktivitas Perapian Diduga Sebabkan Kebakaran Gunung Bromo, TNBTS Lakukan Penelusuran

Pewarta : Redaksi

07 Agustus 2026

15:57

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha (Foto : Istimewa)

LUMAJANG, enewsindo.co.id – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menduga aktivitas perapian oleh manusia menjadi penyebab utama kebakaran hutan yang melanda kawasan Gunung Bromo pada Kamis (6/8/2026).

Peristiwa kebakaran tersebut melahap vegetasi di jalur tradisional Blok Bantengan, Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Dugaan awal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, saat memberikan keterangan pers pada Jumat (7/8/2026).

Ia menjelaskan bahwa titik awal api terdeteksi di puncak Tebing Bantengan, sebuah jalur penghubung antardesa yang kerap dilintasi warga lokal maupun pendaki.

Menurut Rudijanta, indikasi sementara mengarah pada sisa bara api dari perapian yang dinyalakan oleh orang-orang saat melintasi kawasan tersebut di tengah cuaca dingin pegunungan.

Bara yang tidak dipadamkan secara sempurna diduga terhempas angin hingga membakar semak kering di sekitarnya.

"Kemungkinan kadang-kadang yang melintas kalau pas tengah dingin juga bikin perapian, mungkin lupa," ujar Rudijanta.

Meski demikian, Rudijanta menegaskan bahwa pihak TNBTS bersama aparat terkait masih terus melakukan investigasi dan penelusuran mendalam di lokasi kejadian guna memastikan penyebab pasti sebelum menyampaikan kesimpulan resmi.

Guna mengantisipasi kejadian serupa, pihak Balai Besar TNBTS memperketat pengawasan dan mengimbau seluruh masyarakat maupun wisatawan untuk tidak membuat api sembarangan, serta memastikan perapian telah padam sepenuhnya sebelum meninggalkan lokasi. (*)



Tags : ##infolumajang ##GunungBromo ##TNBTS ##KebakaranHutan ##KebakaranBromo ##BromoTenggerSemeru

Ikuti Kami :

Komentar