Detail Berita
BIN CIGAR Jadi Lokasi Riset UNHAS, Bahas Peluang Bisnis Cerutu Berkualitas
Pewarta : Andre
24 Juni 2026
20:00
Tim UNHAS Makasar melihat langsung pembuatan Cerutu BIN CIGAR Jember (foto : Andre)
JEMBER, enewsindo.co.id – Industri cerutu BIN CIGAR Jember menerima kunjungan tim dari Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar, Rabu (24/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka penelitian dan penjajakan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pelaku industri tembakau.
Tim UNHAS yang berjumlah tujuh orang melakukan riset terkait potensi bisnis berbasis tembakau, mulai dari sektor budidaya hingga produk turunannya. Melalui pendampingan Tamara Organizer, rombongan diarahkan mengunjungi sejumlah sentra produksi tembakau di Kabupaten Jember.
Ketua tim sekaligus Technology Transfer Officer (TTO) UNHAS, M. Faizal Afandi, mengatakan kunjungan ke BIN CIGAR bertujuan memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri.

Menurut dia, UNHAS memiliki skema pengembangan industri yang memungkinkan perguruan tinggi berperan sebagai mitra penelitian dalam memberikan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha.
“UNHAS memiliki skema peluang industri. Ketika konsep industri dipaparkan, pihak universitas dapat melakukan penelitian untuk membantu mencarikan solusi yang dibutuhkan industri tersebut,” ujar Faizal.
Ia berharap hasil penelitian yang dilakukan di wilayah Jember, Situbondo, Besuki, termasuk pada pelaku UMKM rokok dan BIN CIGAR, dapat diimplementasikan untuk mendukung pengembangan industri tembakau di sekitar lingkungan UNHAS.
Sementara itu, Sales Marketing BIN CIGAR, Iman, yang mendampingi kunjungan tersebut menjelaskan bahwa tim UNHAS ingin mempelajari secara langsung proses produksi cerutu yang dilakukan perusahaan.

Menurutnya, salah satu fokus penelitian adalah mengetahui standar produksi cerutu berkualitas yang diterapkan BIN CIGAR. Perusahaan tersebut dikenal menggunakan varietas tembakau Havana sebagai bahan baku utama produknya.
“Tim UNHAS ingin mengetahui bagaimana proses produksi cerutu di BIN CIGAR sebagai referensi untuk menghasilkan cerutu berkualitas. BIN CIGAR sendiri menggunakan varietas Havana,” kata Iman.
Ia menambahkan, potensi bisnis cerutu menjadi daya tarik tersendiri bagi tim peneliti. Sebelumnya, salah seorang dosen di lingkungan UNHAS pernah mencoba memproduksi cerutu, namun menghadapi kendala dalam pengembangan usaha dan pemasaran produk.
Karena itu, kunjungan ke BIN CIGAR diharapkan dapat memberikan wawasan dan referensi bagi pengembangan industri cerutu berbasis tembakau yang berpotensi dikembangkan di wilayah sekitar Makassar.
Kunjungan tim UNHAS merupakan bagian dari kerja sama Technology Transfer Officer dengan Tamara Management untuk melihat secara langsung potensi industri hasil tembakau di Kabupaten Jember. Setelah meninjau BIN CIGAR, rombongan melanjutkan kunjungan ke salah satu UMKM rokok di Kecamatan Kalisat. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Ekonomi & Bisnis
Pelajari Teknologi Padi Biofortifikasi Banyuwangi, Selangor Malaysia Jajaki Kerja Sama Pertanian
7 November 2026
19:15
Hukum & Politik
Damkarmat Banyuwangi Padamkan Kebakaran Rumah Lansia di Muncar, Kerugian Capai Rp 150 Juta
7 November 2026
18:58
Ekonomi & Bisnis
Perajin Batik Banyuwangi Didorong Go Digital, OJK Perkuat Akses Keuangan UMKM
7 November 2026
18:22
Pendidikan & Teknologi
Wabup Cup 2026 Banyuwangi Lahirkan Juara Futsal Pelajar
7 November 2026
18:00
Hukum & Politik
Sengketa 5 Hektare Sawah di Jember Memanas, Kini Kedua Pihak Sepakat Status Quo
7 November 2026
15:27