Detail Berita
Anisatul Hamidah Lulus Doktor Hukum Unej, Disertasi Fakir Miskin Raih Cumlaude
Pewarta : Eko
10 Januari 2026
22:45
Keterangan foto : DR. Anisatul Hamidah (Kerudung Biru) didampingi salah satu keluarga, pada 10 Januari 2026 (Eko)
JEMBER, enewsindo.co.id - Anisatul Hamidah resmi menyandang gelar Doktor (Dr) bidang Hukum setelah dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude dalam sidang terbuka Fakultas Hukum Universitas Jember (Unej), Sabtu (10/1/2026).
Perempuan yang akrab disapa Bu Anis itu lulus dengan IPK 3,85. Sidang promosi doktor digelar di Auditorium Fakultas Hukum Unej dan dipimpin Ketua Tim Penguji Prof. I Gede Widhiana Suanda.
Anisatul Hamidah yang saat ini menjabat Kepala BP4D Bondowoso mempertahankan disertasi berjudul Reformulasi Politik Hukum Pengaturan Penanganan Fakir Miskin Berbasis Negara Hukum Kesejahteraan. Disertasi tersebut dinilai kuat secara konseptual dan aplikatif, serta dinyatakan layak dibukukan.
Dalam ujian, 10 penguji yang terdiri dari profesor dan doktor melontarkan pertanyaan kritis. Namun seluruhnya dapat dijawab secara runtut dan argumentatif oleh Bu Anis, sehingga menuai apresiasi dari para penguji.
Disertasinya menegaskan bahwa persoalan utama penanganan fakir miskin di Indonesia terletak pada belum optimalnya implementasi Pasal 34 ayat (1) UUD 1945. Menurutnya, regulasi yang ada belum sepenuhnya mengintegrasikan nilai keadilan sosial Pancasila, khususnya sila kelima.
“Negara sudah memiliki komitmen memelihara fakir miskin, tetapi prinsip keadilan sosial belum terformulasi secara utuh dalam kebijakan dan peraturan perundang-undangan,” ujar Anisatul Hamidah dalam sidang.
Ia juga menyinggung perbedaan arah politik hukum antar-presiden yang meskipun berbeda pendekatan, tetap bermuara pada tujuan yang sama, yakni kesejahteraan umum.
Ketua Tim Penguji Prof. I Gede Widhiana Suanda memberi penilaian tinggi atas kualitas disertasi dan kapasitas akademik Anisatul Hamidah. “Visi Bu Anis sangat kuat dan konstitusional. Cocok memimpin urusan sosial dan perencanaan pembangunan. Bahkan, pantas menjadi kepala daerah,” ujarnya.
Dengan capaian ini, Anisatul Hamidah menegaskan posisinya sebagai akademisi sekaligus birokrat yang konsisten mendorong kebijakan pengentasan kemiskinan berbasis konstitusi.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Akhir 2026, Pemkab Jember Targetkan Seluruh ASN Beralih ke e-Kinerja BKN
9 Oktober 2026
18:08
Ekonomi & Bisnis
Siapkan IB Gratis Sapi Red Brahman, DKPPP Jember Sinkronkan Birahi Ternak
9 Oktober 2026
17:36
Pendidikan & Teknologi
Harmoni Tangguh dari Ujung Timur Jawa, MTsN 1 Banyuwangi Unjuk Prestasi di Kejurprov Drum Band PDBI Jatim 2026
9 Oktober 2026
17:25
Hukum & Politik
Pasutri Pembuang Bayi di Kalibaru Banyuwangi Ditangkap, Polisi Telusuri Motif
9 Oktober 2026
16:06
Hukum & Politik
Mobil Cinta Diluncurkan, Pasien di Jember Tak Perlu Bingung Cari Kendaraan untuk Pulang
9 Oktober 2026
15:53