Detail Berita
Panen Raya Jagung, Polda Jatim Pertegas Peran dalam Swasembada Pangan Nasional
Pewarta : Evelyne
08 Januari 2026
16:00
Keterangan foto : Jajaran Polda Jawa Timur bersama Forkopimda setempat dan perwakilan petani menunjukkan hasil panen jagung saat Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026, Kamis 8 Januari 2026 (Istimewa)
SIDOARJO, enewsindo.co.id - Kepolisian Daerah Jawa Timur tidak hanya memposisikan diri sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai aktor pendukung ketahanan pangan nasional. Pesan itu mengemuka dalam Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025–2026 yang digelar Polda Jatim di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (8/1/2026).
Panen raya yang dipimpin langsung Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si bersama jajaran Forkopimda Jawa Timur, Wakapolda, dan Pejabat Utama Polda Jatim tersebut menjadi simbol keterlibatan institusi kepolisian dalam agenda strategis swasembada pangan nasional.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing menegaskan bahwa Jawa Timur memiliki posisi kunci dalam peta pangan Indonesia. Dengan kontribusi sekitar 27,77 persen dari total luas panen nasional, Jawa Timur disebut sebagai salah satu penyangga utama ketahanan pangan nasional.
Menurut Tobing, capaian tersebut tidak lahir secara instan. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Polri, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan di bidang pertanian dalam menciptakan ekosistem pertanian yang kondusif dan berkelanjutan.
“Ini bukti bahwa sinergi lintas sektor mampu menghasilkan dampak nyata bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan petani,” ujar Tobing.
Dalam Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV ini, Polda Jatim melaksanakan panen di 30 titik lokasi yang tersebar di wilayah hukum polres jajaran. Langkah tersebut menunjukkan upaya sistematis kepolisian dalam mengawal pemanfaatan lahan produktif sekaligus menjaga stabilitas harga jagung di tingkat petani.
“Optimalisasi ruang dan lahan menjadi kunci agar harga tetap stabil dan petani tidak dirugikan,” kata Tobing.
Tak berhenti pada panen, Polda Jatim juga menyisipkan dimensi sosial dalam kegiatan tersebut. Bakti kesehatan gratis digelar bagi 50 penerima manfaat dari kalangan petani dan warga sekitar, meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, layanan laboratorium sederhana, pemberian obat-obatan, serta vitamin dan suplemen penambah daya tahan tubuh.
Selain itu, sebanyak 60 paket bantuan sosial diserahkan kepada para petani sebagai bentuk kepedulian institusi terhadap kelompok yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Polda Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam menjaga kedaulatan pangan nasional. Dukungan terhadap swasembada pangan tidak hanya dimaknai sebagai tugas pemerintah pusat, tetapi sebagai tanggung jawab bersama, termasuk aparat penegak hukum, sejalan dengan agenda strategis Presiden Republik Indonesia dalam Program Asta Cita.
Komentar
Berita Terbaru
Tea House Wonosari Malang Destinasi Favorit Wisatawan Milik PTPN 1 Regional 5
9 Januari 2026
15:38
Masir Pulang, Haru Warga Mengiringi Akhir Kasus Burung Cendet
9 Januari 2026
15:14
Kuasa Hukum Kiai Korban Dugaan Penipuan Surati Leasing soal Mobil Yayasan
9 Januari 2026
14:48
Polri Salurkan 1.000 Dus Mi dan 5 Ton Beras untuk Warga Terdampak Bencana di Halmahera
8 Januari 2026
16:40
Panen Raya Jagung, Polda Jatim Pertegas Peran dalam Swasembada Pangan Nasional
8 Januari 2026
16:00
Berita Terpopuler