Detail Berita
Hiburan dan Wahana Baru Dongkrak Kunjungan ke Agro Wonosari
Pewarta : Evelyne
01 Januari 2026
15:52
Hiburan dan Wahana Baru di wisata agro Wonosari-Malang, 1 Januari 2026 (foto : Istimewa)
MALANG, enewsindo.co.id – Puncak kunjungan liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Wisata Agro Wonosari terjadi pada Kamis (1/1/2026). Sejak pagi, ribuan wisatawan memadati kawasan wisata yang berada di lereng Gunung Arjuno itu untuk menghabiskan hari pertama tahun 2026.
Manajemen Wisata Agro Wonosari menyiapkan beragam hiburan dan wahana baru guna memanjakan pengunjung. Acara hiburan dimulai pukul 09.00 WIB dengan dipandu MC Adhi Zhu dan Viena. Suasana semakin semarak dengan penampilan live music dari Senja Band serta Orkes Laz Vegas.
Tak hanya hiburan, pengunjung juga dimanjakan dengan program undian berhadiah. Wisatawan yang membeli tiket sejak 24 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 berkesempatan membawa pulang hadiah dengan total nilai jutaan rupiah yang diundi di sela-sela acara.
Salah satu pengunjung, Satria, mengaku puas dengan konsep liburan yang ditawarkan. Ia datang bersama rekan kerja dan keluarga. “Liburannya seru, ada hiburan, suasananya nyaman, ditambah lagi ada undian hadiah. Jadi makin berkesan,” ujar Satria.
Manajer Kebun Wonosari, Danang Joko Prasetyo, menyebut antusiasme pengunjung pada momen Nataru tahun ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Menurutnya, peningkatan tersebut dipicu penambahan berbagai wahana baru.
“Di Nataru kali ini jumlah pengunjung naik. Salah satunya karena kami menghadirkan wahana baru seperti Fin Komodo, Buggy Car, Mobil Klasik, Mini Jeep, Kereta Listrik, Kereta Kencana, dan masih banyak lainnya,” kata Danang.
Tak hanya siang hari, perayaan pergantian tahun juga digelar malam sebelumnya. Pada Selasa malam (31/12/2025), Wisata Agro Wonosari mengadakan intimate party bagi tamu yang menginap di Rollaas Hotel & Resort bertajuk Welcoming 2026, Sky Lantern & Sounds of Nature.
Agenda tahunan tersebut dikemas dengan hiburan musik di tengah kebun teh, doa bersama, serta penerbangan lampion sebagai simbol melangitkan harapan di tahun baru. Namun, perayaan kali ini terasa berbeda karena tanpa pesta kembang api.
Danang menjelaskan, keputusan tersebut diambil sebagai bentuk empati atas bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir 2025.
“Sebagai wujud empati kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, perayaan tahun baru kami lakukan tanpa kembang api. Kami gantikan dengan doa bersama dan penerbangan lampion,” pungkasnya.
Komentar
Berita Terbaru
IDM Sambut Wisatawan Pertama 2026 di Destinasi Candi
2 Januari 2026
18:57
Dandim 0824/Jember Tegaskan Fakta Medis Wafatnya Serka Putu Menaka Karena Henti Jantung, Bukan Miras
2 Januari 2026
18:20
Perhutani KPH Bondowoso Gelar Beach Forest Bersholawat Awali 2026
2 Januari 2026
07:55
PCNU Banyuwangi Akan Gelar Konfercab untuk Menjaga Khittah Organisasi
1 Januari 2026
20:39
Hiburan dan Wahana Baru Dongkrak Kunjungan ke Agro Wonosari
1 Januari 2026
15:52
Berita Terpopuler