Detail Berita
Hadir di Multaqa Ulama Bondowoso, Zulkifli Hasan Dorong Ekonomi Pancasila, Bukan Oligarki
Pewarta : Eko
05 November 2025
19:47
Zulhas hadiri Multaqa Ulama di Bondowoso pada 5 November 2025 (foto : Eko)
BONDOWOSO, enewsindo.co.id - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menghadiri acara Multaqa Ulama Nasional I di Pondok Pesantren Al Islah, Bondowoso, Kamis pagi (5/11/2025).
Kehadirannya sebagai pembicara utama merupakan bentuk penghormatan terhadap undangan KH Thoha Yusuf Zakaria, pengasuh Ponpes Al Islah.
Zulkifli Hasan atau akrab disapa Zulhas mengatakan dirinya merasa wajib memenuhi panggilan ulama. “Saya takut kalau tidak memenuhi panggilan ulama. Apalagi pemerintah sangat membutuhkan masukan dari para ulama untuk memperbaiki dan membangun Indonesia,” ujarnya.
Zulhas juga menyampaikan memiliki hubungan erat dengan almarhum KH Abi Mashoem, pengasuh Ponpes Al Islah sebelumnya. “Saya juga menyempatkan ziarah ke makam KH Muhammad Mashoem,” katanya mengawali pidato.
Dalam kesempatan tersebut, Zulhas mengajak para ulama untuk memberikan masukan konkret bagi pemerintah. “Saya sangat membutuhkan hasil dari Multaqa ini. Setelah acara selesai, kami akan mengundang para ulama ke kantor saya di Jakarta untuk menyampaikan hasilnya,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah melakukan koreksi terhadap sistem pasar bebas yang selama 15 tahun terakhir dikuasai oligarki.
“Pemerintah ingin mengembalikan ekonomi kepada rakyat, bukan oligarki. Kita ingin membangun ekonomi Pancasila,” tegasnya.
Menurutnya, berbagai program prorakyat telah dijalankan, antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi 83 juta warga, Sekolah Rakyat, Perumahan Murah bagi 3 juta warga, dan Koperasi Desa.
“Program MBG memiliki Multiplier effect besar karena dapat menggerakkan usaha rakyat seperti peternakan ayam, telur, dan lainnya,” tambah Zulhas.
Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan Multaqa Ulama Nasional I di Al Islah. “Kami berterima kasih kepada Menko Pangan Zulkifli Hasan yang hadir dan memberi pencerahan kepada para ulama serta masyarakat,” katanya.
Sementara itu, KH Thoha Yusuf Zakaria atau Gus Toha menyebut ratusan ulama hadir dalam acara tersebut, berasal dari berbagai daerah termasuk Aliansi Ulama Tapal Kuda, Timur Tengah, dan Nusantara.
“Diharapkan para ulama dapat menghasilkan pemikiran yang baik bagi umat dan negara. Ulama harus menjadi jembatan bagi pembangunan bangsa agar perjalanan Presiden Prabowo Subianto sukses dan diridai Allah,” ujarnya.
Program Makan Bergizi Gratis juga telah diterapkan di Ponpes Al Islah Bondowoso bagi sekitar 3.000 santri. Program tersebut berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan diharapkan mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia
Komentar
Berita Terbaru
Pemprov Jatim Percepat Pembangunan Ulang Jembatan Sentong Bondowoso
25 Februari 2026
19:39
Imigrasi Jember Jemput Bola Layani WNA Lewat Rumah Ramah HAM
25 Februari 2026
19:00
DPRD Trenggalek Soroti Penghentian Insentif 971 Kader KB
25 Februari 2026
16:49
DPRD Trenggalek Desak Persiapan Pilkades 2027 Tak Tunggu PP
25 Februari 2026
10:11
Izin Apotek Berbelit, Komisi IV DPRD Trenggalek Panggil OPD Terkait
24 Februari 2026
17:42
Berita Terpopuler