Detail Berita
Domba Fashion Carnival Angkat Kearifan Lokal Peternakan Desa Suco
Pewarta : Evelyn
23 Oktober 2025
20:28
Salah satu peserta Domba Fashion Carnival mempertontonkan kebolehannya pada 23 Oktober 2025 (Foto : Evelyn)
JEMBER, enewsindo.co.id - Desa Suco di Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, menunjukkan cara unik dalam merayakan potensi lokalnya.
Melalui Domba Fashion Carnival, masyarakat setempat menjadikan peternakan khususnya domba bukan hanya sumber penghidupan, tetapi juga simbol kebanggaan budaya.
Kepala Desa Suco, Taufik Hidayat, menuturkan bahwa kegiatan ini lahir dari semangat warga yang ingin mengangkat potensi peternakan menjadi daya tarik ekonomi sekaligus budaya.
“Domba Fashion Carnival adalah budaya yang diangkat dari aktivitas peternakan di desa kami," kata Taufik.

Ia berharap masyarakat semakin semangat merawat domba-dombanya dengan kasih sayang, karena dari situ tumbuh nilai ekonomi dan kebersamaan.
Sebanyak 15 peserta ikut dalam ajang ini. Mereka menampilkan custom show dengan berbagai kostum unik dan menarik hasil rancangan warga setempat.
Para domba tampil layaknya model di catwalk desa, dinilai langsung oleh dewan juri yang menyoroti aspek kreativitas dan keunikan.
Kreativitas itu menjadi wajah baru dari aktivitas yang selama ini identik dengan lumpur kandang. Menurut Taufik, karnaval ini bukan hanya hiburan tahunan, melainkan wujud nyata dari pelestarian budaya lokal.
“Jember dikenal sebagai kota karnaval. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Suco punya kearifan lokal di bidang peternakan dan pertanian yang bisa menjadi penggerak ekonomi desa,” tambahnya.
Desa Suco memang dikenal sebagai salah satu sentra peternakan di Jember. Saat ini terdapat sekitar 30 kelompok peternak dengan total 400 - 500 kandang yang tersebar di wilayah desa.
Aktivitas ini menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan, menggerakkan sektor lain seperti pakan, kesehatan hewan, dan perdagangan hasil ternak.
Taufik menegaskan, keberlanjutan ekonomi desa berawal dari kepedulian terhadap sektor dasar.
“Bertani dan beternak adalah sumber pendapatan utama masyarakat desa. Jika terus didorong, insyaallah perekonomian Desa Suco akan semakin kuat,” pungkasnya.
Komentar
Berita Terbaru
Pemprov Jatim Percepat Pembangunan Ulang Jembatan Sentong Bondowoso
25 Februari 2026
19:39
Imigrasi Jember Jemput Bola Layani WNA Lewat Rumah Ramah HAM
25 Februari 2026
19:00
DPRD Trenggalek Soroti Penghentian Insentif 971 Kader KB
25 Februari 2026
16:49
DPRD Trenggalek Desak Persiapan Pilkades 2027 Tak Tunggu PP
25 Februari 2026
10:11
Izin Apotek Berbelit, Komisi IV DPRD Trenggalek Panggil OPD Terkait
24 Februari 2026
17:42
Berita Terpopuler