Detail Berita
Bersatu di Perantauan, Warga Kangean Nyatakan Sikap Tolak Eksplorasi Migas
Pewarta : Ainur Rahman
12 Oktober 2025
13:53
Warga Kangean yang ada di Malaysia gelar pertemuan Akbar Tolak Eksplotasi Migas, pada 12 Oktober 2025 (foto : Istimewa)
KUALA LUMPUR, enewsindo.co.id - Puluhan orang dari berbagai elemen masyarakat Kangean yang tergabung dalam Perhimpunan Masyarakat Kangean Luar Negeri dan Kepala Kerja Malaysia (P3KM) menggelar pertemuan akbar di Cyberjaya, Selangor, Malaysia.
Pertemuan Akbar tersebut digelar untuk menyuarakan penolakan terhadap rencana eksplorasi minyak dan gas (migas) di perairan Kangean yang dihadiri oleh para pemangku kepentingan (stakeholder) dari berbagai negara, termasuk Singapura, Brunei Darussalam, serta warga asal Kangean yang kini menetap di Malaysia.
Turut hadir pula tokoh lokal, perwakilan serikat pekerja, dan organisasi masyarakat sipil. Agenda utama pertemuan ini adalah memperkuat sikap bersama dalam menolak eksplorasi migas yang dinilai berpotensi merusak lingkungan dan mengancam kehidupan masyarakat setempat.
Dalam penyampaiannya, Mohammad Saini, tokoh asal Desa Angakatan, bersama Bang Ray, tokoh muda dari Desa Duko yang kini menjadi kepala kerja di Sarawak, Malaysia Timur, menegaskan bahwa masyarakat Kangean tidak ingin mengorbankan lingkungan dan mata pencaharian mereka demi kepentingan korporasi.
“Kami tidak ingin laut kami menjadi tempat pembuangan limbah migas. Kami ingin kehidupan kami yang terjamin, bukan kekayaan alam yang dieksploitasi,” tegas Saini.
Sementara itu, Askuri, tokoh olahraga sekaligus pendiri Persidola FC, bersama Hamsani, tokoh pelestari kebudayaan dan penggagas Lomba Kerbau Kangean, menyampaikan bahwa pertemuan akbar ini juga menjadi wadah untuk menyalurkan aspirasi dan tuntutan kepada pemerintah.
Mereka mendesak pemerintah agar membatalkan rencana eksplorasi migas di Kangean serta memprioritaskan kepentingan masyarakat lokal dalam pengelolaan sumber daya alam.
Dengan semangat dan tekad yang kuat, para peserta pertemuan akbar menyatakan komitmen mereka untuk terus berjuang menolak eksplorasi migas. Mereka berjanji akan melakukan berbagai aksi protes dan kampanye guna menyuarakan penolakan tersebut kepada pemerintah dan masyarakat luas.
Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat Kangean untuk terus bersatu dan berjuang melindungi hak-hak mereka. Dengan kesepakatan bersama, mereka berharap dapat memberikan tekanan moral kepada pemerintah agar mempertimbangkan kembali rencana eksplorasi migas serta mengutamakan kesejahteraan masyarakat lokal.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Lapas Banyuwangi Potong 12 Hewan Kurban, Warga Binaan Bakal Nyate Bareng
27 Mei 2026
15:22
Hukum & Politik
Sambut Iduladha 1447 H, Polres Nias Selatan Salurkan 8 Ekor Hewan Qurban
27 Mei 2026
15:11
Hukum & Politik
Warga Binaan Lapas Banyuwangi Diajak Petik Hikmah Keikhlasan dalam Salat Idu ladha
27 Mei 2026
15:01
Ekonomi & Bisnis
Manajer Kebun Blawan, Kurban Jadi Momentum Perkuat Solidaritas Sosial
27 Mei 2026
14:56
Ekonomi & Bisnis
PTPN I Regional 5 Kebun Glantangan Serahkan Tiga Kambing Kurban ke Dua Masjid di Idul Adha 2026
27 Mei 2026
14:02