Detail Berita
GP Ansor Arjasa Desak Hentikan Survei Migas di Pulau Kangean
Pewarta : Ainur Rahman
02 Oktober 2025
00:42
Ketua GP Ansor Arjasa Husnul Taufiq pada 2 Oktober 2025 (Foto : Ainur Rahman)
KANGEAN, enewsindo.co.id - Aktivitas survei seismik dan eksplorasi migas di perairan Pulau Kangean, Sumenep, mendapat penolakan dari masyarakat yang diwakili oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor Arjasa. Karena mereka menilai kegiatan tersebut dapat mengancam kelestarian lingkungan dan mata pencaharian masyarakat setempat.
Ketua GP Ansor Arjasa, Husnul Taufiq menegaskan keresahan publik sudah semakin meluas. Dalam keterangan resminya, Kamis (2/10/2025), ia menyebutkan survei seismik yang tengah berlangsung memicu kecaman dari berbagai lapisan masyarakat.
“Kami menuntut agar kegiatan survei dan eksplorasi migas di Pulau Kangean ini dihentikan secepatnya. Keresahan di masyarakat sudah sangat tinggi akibat kegiatan ini,” ujarnya.
Menurutnya, mayoritas penduduk Kangean menggantungkan hidup pada sektor laut dan pertanian. Data lokal menunjukkan sekitar 80 persen warga berprofesi sebagai nelayan dan petani. Potensi kerusakan ekosistem laut akibat aktivitas migas dikhawatirkan akan langsung berimbas pada keberlangsungan ekonomi keluarga-keluarga di pulau tersebut.
Husnul Taufiq menambahkan, risiko jangka panjang dari eksploitasi migas tak hanya menyangkut terumbu karang dan biota laut, tetapi juga kualitas air, tanah, dan keberlanjutan pertanian. “Jika eksploitasi migas dilakukan di pulau kami, maka kehancuran ekosistem dan kerusakan lingkungan akan terjadi secara masif. Dampaknya akan fatal bagi kehidupan masyarakat Kangean,” tegasnya.
Penolakan yang disuarakan GP Ansor Arjasa ini memperlihatkan adanya kegelisahan kolektif warga terhadap arah kebijakan energi yang dinilai belum sepenuhnya mempertimbangkan aspek sosial dan ekologis. Bagi masyarakat Kangean, laut bukan sekadar ruang ekonomi, melainkan juga bagian dari identitas kultural dan keberlanjutan hidup.
Hingga kini, perusahaan yang melakukan survei seismik belum mengeluarkan tanggapan resmi. Sementara itu, GP Ansor Arjasa menegaskan akan terus mengawal aspirasi masyarakat hingga aktivitas eksplorasi benar-benar dihentikan.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Lapas Banyuwangi Potong 12 Hewan Kurban, Warga Binaan Bakal Nyate Bareng
27 Mei 2026
15:22
Hukum & Politik
Sambut Iduladha 1447 H, Polres Nias Selatan Salurkan 8 Ekor Hewan Qurban
27 Mei 2026
15:11
Hukum & Politik
Warga Binaan Lapas Banyuwangi Diajak Petik Hikmah Keikhlasan dalam Salat Idu ladha
27 Mei 2026
15:01
Ekonomi & Bisnis
Manajer Kebun Blawan, Kurban Jadi Momentum Perkuat Solidaritas Sosial
27 Mei 2026
14:56
Ekonomi & Bisnis
PTPN I Regional 5 Kebun Glantangan Serahkan Tiga Kambing Kurban ke Dua Masjid di Idul Adha 2026
27 Mei 2026
14:02