Detail Berita
Scamming Berkedok Aktivasi IKD, Ancaman Serius Perlindungan Data Pribadi
Pewarta : Evelyn
22 September 2025
20:24
Bambang Saputro KA Dispendukcapil Kabupaten Jember pada 22 September 2025 (Foto : Istimewa)
JEMBER, enewsindo.co.id - Aksi penipuan dengan modus pencurian Nomor Induk Kependudukan (NIK) kian marak. Terbaru, pelaku scamming mengatasnamakan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Tidak tanggung-tanggung, korbannya yakni mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember yang menjadi target.
Pelaku menghubungi melalui telepon, meminta korban menyebutkan NIK dengan dalih verifikasi IKD. Bahkan, untuk meyakinkan, pelaku mampu menyebut nama Kepala Dispendukcapil Jember yang sedang menjabat serta identitas istrinya.
Namun, upaya itu baru kandas ketika korban menyatakan dirinya mengetahui prosedur resmi, karena pernah menjabat sebagai Kepala Dispendukcapil Kabupaten Jember
“Pelaku langsung menutup telepon setelah mengetahui korban paham prosedur IKD,” ujar Bambang Saputro, Ka Dispendukcapil Jember, Senin (22/9/2025).
Maraknya kasus pencurian data juga memperlihatkan pentingnya penerapan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) secara konsisten. Tanpa sanksi yang tegas, pelaku akan terus mencari celah.
Di sisi lain, pemerintah dituntut meningkatkan keamanan sistem, sekaligus memperluas edukasi kepada masyarakat agar tidak sembarangan membagikan data pribadi.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Lapas Banyuwangi Potong 12 Hewan Kurban, Warga Binaan Bakal Nyate Bareng
27 Mei 2026
15:22
Hukum & Politik
Sambut Iduladha 1447 H, Polres Nias Selatan Salurkan 8 Ekor Hewan Qurban
27 Mei 2026
15:11
Hukum & Politik
Warga Binaan Lapas Banyuwangi Diajak Petik Hikmah Keikhlasan dalam Salat Idu ladha
27 Mei 2026
15:01
Ekonomi & Bisnis
Manajer Kebun Blawan, Kurban Jadi Momentum Perkuat Solidaritas Sosial
27 Mei 2026
14:56
Ekonomi & Bisnis
PTPN I Regional 5 Kebun Glantangan Serahkan Tiga Kambing Kurban ke Dua Masjid di Idul Adha 2026
27 Mei 2026
14:02