Detail Berita
Pesilat Madiun Deklarasikan Persatuan untuk Jaga Kondusifitas, Kapolres Memberi Apresiasi
Pewarta : Evelyn
10 September 2025
09:49
Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara memberi penghargaan ke salah satu pesilat pada 9 September 2025 (Foto : Istimewa)
MADIUN, Enewsindo.co.id - Sebanyak 14 perguruan silat di Kabupaten Madiun secara resmi menyatakan persatuan dalam Deklarasi Pesilat Pemersatu Bangsa yang digelar di Gedung Kampung Pesilat, Selasa (9/9/2025).
Acara ini difasilitasi Kepolisian Resor (Polres) Madiun Polda Jatim dan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam deklarasi tersebut, para pesilat secara bersama-sama mengikrarkan komitmen untuk bersatu, menegakkan persaudaraan, serta menolak segala bentuk provokasi dan perpecahan.
Kegiatan ini diharapkan mempererat hubungan antar perguruan silat sekaligus menjaga kondusifitas wilayah Madiun agar tetap aman, tenteram, dan rukun.
Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara, memberikan apresiasi atas langkah tersebut. Ia menekankan bahwa pesilat memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Deklarasi ini menunjukkan komitmen bersama bahwa pesilat di Madiun bersatu untuk menjaga kerukunan. Kabupaten Madiun harus tetap kondusif dan nyaman untuk semua,” ujar AKBP Kemas.
Sebagai bentuk apresiasi, Kapolres menyerahkan piagam penghargaan kepada 14 perguruan silat atas dedikasi, kerja sama, dan dukungan mereka dalam menjaga keamanan wilayah hukum Polres Madiun.
"Penghargaan ini bukti bahwa kepolisian memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada perguruan silat yang aktif menjaga kondusifitas,” tambahnya.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa pasca deklarasi, setiap perguruan silat akan saling mendukung dan menjaga satu sama lain dalam setiap kegiatan.
“Kegiatan tiap perguruan akan dijaga bersama. Kabupaten Madiun bukan hanya milik Bupati dan Kapolres, tapi milik seluruh masyarakat. Maka harus kita jaga bersama,” ungkapnya.
Bupati juga menyoroti perubahan positif pada bulan Suro yang sebelumnya identik dengan kerawanan, kini menjadi momentum kondusif yang mendorong pertumbuhan ekonomi melalui UMKM lokal.
Deklarasi ini menegaskan komitmen semua pihak untuk menjaga Kabupaten Madiun tetap aman, damai, dan rukun demi kemajuan bersama.
Komentar
Berita Terbaru
Hujan Deras, Pasar Cerme Bondowoso Terendam Banjir
12 Januari 2026
07:28
Reog dan Sisingaan Hidupkan Malam Perayaan di Bandar Klippa
11 Januari 2026
16:38
Momen Haru Perpisahan Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama, Terima Kasih Masyarakat Osing
10 Januari 2026
22:59
Anisatul Hamidah Lulus Doktor Hukum Unej, Disertasi Fakir Miskin Raih Cumlaude
10 Januari 2026
22:45
Tokoh Pemuda Bondowoso Habib Alwi Hadiri Sertijab Pangdivif 2 Kostrad, Ucapkan Selamat dan Apresiasi
10 Januari 2026
17:04
Berita Terpopuler