Detail Berita
AMJ Turun Jalan, Solidaritas Jadi Nafas Perlawanan "Bebaskan Kawan Kami"
Pewarta : Evelyn
09 September 2025
20:47
Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim didampingi Wakil Ketua Widarto dan Dedy Dwi Setiawan temui Mahasiswa yang menggelar Aksi pada 6 September 2025 (Foto : Evelyn/Redaksi)
JEMBER, Enewsindo.co.id - Di antara deretan spanduk dan pengeras suara yang terus meraung, wajah-wajah muda tampak bersemangat meski keringat mengalir deras. Mereka adalah 20 mahasiswa yang menamakan diri Amarah Masyarakat Jember (AMJ).
Mereka kembali turun ke jalan untuk menyuarakan satu tuntutan yang sama, bebaskan ratusan demonstran yang masih ditahan pasca gelombang protes nasional.
Di barisan depan, Abdul Aziz, koordinator lapangan aksi, menggenggam megafon sambil berorasi lantang. Kata-katanya menggema menembus pagar besi gedung parlemen daerah.
“Kami tidak akan berhenti sampai kawan-kawan kami dilepaskan!” serunya, disambut teriakan solidaritas rekan-rekannya di depan Gedung DPRD Jember, Selasa (9/9/2025).
Aksi siang itu bukanlah yang pertama. Sejak munculnya gelombang protes di berbagai kota, mahasiswa Jember berkali-kali turun ke jalan.
Namun, kali ini nuansa emosional terasa lebih kental. Bukan lagi soal kebijakan atau isu nasional semata, melainkan tentang solidaritas terhadap sesama mahasiswa yang masih mendekam di balik jeruji.
Polisi tampak berjaga di sekitar lokasi. Situasi tetap terkendali meski tensi antara aparat dan mahasiswa sesekali mengeras ketika orasi semakin memanas.
Meski begitu, aksi berlangsung damai dengan mahasiswa terus menyalakan yel-yel perjuangan, menempelkan poster tuntutan, dan duduk melingkar di aspal depan gedung DPRD.
Di tengah hiruk pikuk itu, ada satu pesan yang jelas, AMJ menolak diam. Mereka ingin suara mereka, sekecil apa pun, bergema hingga pusat kekuasaan.
“Ini bukan sekadar tentang kawan kami yang ditahan, tetapi tentang hak demokrasi yang dicederai,” ujar Aziz usai aksi.
Selain menuntut pembebasan demonstran, AMJ juga membawa Sembilan poin aspirasi yang disampaikan kepada DPRD Jember, diantaranya pertama, pembebasan seluruh demonstran yang ditahan,
Seterusnya, pengusutan pelaku kekerasan dan pembunuhan terhadap massa aksi, serta pemberhentian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Mereka, juga menuntut reformasi menyeluruh institusi Polri, transparansi anggaran DPR, revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pemilu, reformasi kaderisasi partai politik, revisi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI, serta pengesahan kebijakan yang berpihak pada rakyat.
Aspirasi mahasiswa diterima langsung oleh Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, yang didampingi Wakil Ketua Widarto dan Dedy Dwi Setiawan.
“Kami akan membawa aspirasi mahasiswa AMJ ke DPR RI. Semua tuntutan sebanyak sembilan poin akan kami teruskan ke pusat,” kata Halim.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
22 ASN Kota Kediri Terima SK Kenaikan Pangkat, Vinanda Ingatkan Amanah Pelayanan Publik
25 Agustus 2026
19:58
Hukum & Politik
Panji Galuh 2026 Jadi Wajah Kota Kediri, Vinanda Dorong Promosi Wisata Lebih Kreatif
25 Agustus 2026
19:37
Ekonomi & Bisnis
PLTS Pasuruan 100 MWp Mulai Dibangun, Manfaatkan Lahan 159 Hektare
25 Agustus 2026
19:20
Hukum & Politik
Bupati Nias Selatan Minta OPD Tindak Lanjuti Kesepakatan KUA-PPAS Perubahan APBD 2026
25 Agustus 2026
09:40
Hukum & Politik
Semarak Kemerdekaan di Kebun Wonosari, Tradisi Sumber Air hingga "Jabutan"
24 Agustus 2026
22:08