Detail Berita
Hukum & Politik
Masyarakat Banyuwangi Tolak Kehadiran Habib Syekh untuk Doa Bersama Akhir Tahun
Pewarta : Evelyne Enewsindo
19 Desember 2024
02:56
BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Ratusan elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan organisasi masyarakat di Banyuwangi, Kamis (19/12/2024), menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Aksi ini dipimpin oleh Gus Iskandar Zulkarnain atau yang akrab di sapa Gus Kurnain, yaitu Ketua Majelis Al-Banjari Kalibaru, bersama anggota Perjuangan Walisongo Indonesia (PWI) Laskar Sabilillah (LS) Banyuwangi, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Aksi tersebut bertujuan menolak rencana Bupati Banyuwangi yang akan menghadirkan Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf dalam acara doa bersama pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2024. Acara yang bertajuk
"Doa Bersama Akhir Tahun 2024 dan Menyambut Tahun Baru 2025" ini dinilai tidak pantas oleh para pengunjuk rasa.
Dalam pernyataannya, Gus Iskandar Zulkarnain menyampaikan bahwa kehadiran Habib Syekh dianggap kontroversial karena beberapa pernyataannya yang dinilai tidak sesuai dengan ajaran Islam dan budaya Indonesia. Ia menyoroti pernyataan Habib Syekh yang menyebut Habib Rizieq Shihab sebagai idola dan guru Nahdlatul Ulama (NU).
“NU adalah organisasi Islam terbesar di dunia yang didirikan oleh para wali dan ulama pewaris nabi. Tidak mungkin NU mengidolakan seseorang yang kerap melontarkan pernyataan kontroversial, menghina tokoh bangsa, dan pemerintah di depan publik,” tegas Gus Kurnain.
Selain itu, Gus Kurnain juga mempertanyakan penggunaan anggaran ratusan juta untuk acara tersebut. Menurutnya, dana sebesar itu sebaiknya dialokasikan untuk membantu anak-anak yatim dan kaum dhuafa di Banyuwangi.
Aksi ini berjalan damai dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Para pengunjuk rasa menegaskan bahwa aksi mereka tidak bermaksud menyerang pemerintah, tetapi murni sebagai bentuk aspirasi dan kepedulian terhadap masyarakat Banyuwangi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Banyuwangi belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan para demonstran. (red)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Akhir 2026, Pemkab Jember Targetkan Seluruh ASN Beralih ke e-Kinerja BKN
9 Oktober 2026
18:08
Ekonomi & Bisnis
Siapkan IB Gratis Sapi Red Brahman, DKPPP Jember Sinkronkan Birahi Ternak
9 Oktober 2026
17:36
Pendidikan & Teknologi
Harmoni Tangguh dari Ujung Timur Jawa, MTsN 1 Banyuwangi Unjuk Prestasi di Kejurprov Drum Band PDBI Jatim 2026
9 Oktober 2026
17:25
Hukum & Politik
Pasutri Pembuang Bayi di Kalibaru Banyuwangi Ditangkap, Polisi Telusuri Motif
9 Oktober 2026
16:06
Hukum & Politik
Mobil Cinta Diluncurkan, Pasien di Jember Tak Perlu Bingung Cari Kendaraan untuk Pulang
9 Oktober 2026
15:53