Detail Berita
Dokter Yusdeni Lanasakti: "Perilaku Oknum Spesialis PNS Merugikan Pelayanan Kesehatan Masyarakat"
Pewarta : Redaksi
18 Desember 2024
13:51
Gambar
BONDOWOSO, enewsindo.co.id - Dokter Yusdeni Lanasakti, seorang dokter penyakit dalam yang telah mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) selama 14 tahun di Bondowoso, memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Dalam keterangannya, "sebagaimana dikutip dari akun tik-tok yang beredar luas di sosial media", ia mengungkapkan sejumlah praktik yang dinilai tidak sesuai dengan tanggung jawab profesi di kalangan oknum dokter spesialis PNS.
Menurut dr. Yusdeni, ada oknum dokter spesialis yang hanya bekerja dua hari dalam seminggu di RSUD Bondowoso, sementara hari lainnya digunakan untuk praktik di rumah sakit swasta. Ia juga memaparkan kasus dokter yang sudah diberangkatkan untuk pendidikan spesialis oleh pemerintah daerah, tetapi setelah lulus tidak kembali bekerja sesuai aturan. Bahkan, beberapa di antaranya tetap menerima gaji sebagai PNS meskipun tidak menjalankan kewajibannya.
"Saya melihat praktik ini sudah terjadi sejak saya mulai bekerja pada 2015. Ada oknum-oknum yang merasa karena mereka punya keahlian tertentu, mereka bisa seenaknya melanggar aturan. Padahal sebagai PNS, tugas kita adalah menjalankan amanah dari negara yang dibiayai oleh uang rakyat," ujar dr. Yusdeni.
Ia juga menyoroti lemahnya penegakan disiplin di lingkungan kerja, termasuk di RSUD Bondowoso. Beberapa laporan yang ia sampaikan kepada pejabat terkait, seperti Penjabat Bupati dan Sekretaris Daerah, tidak mendapatkan respons yang memadai. Hanya Ketua DPRD Bondowoso yang bersedia mendengar keluhan tersebut.
"Saya mengharapkan ada tindakan tegas dari pemerintah. Jika aturan tidak ditegakkan, bagaimana kita bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat? Ini juga jadi pelajaran bagi ASN baru agar tidak meniru perilaku buruk seperti ini," tegasnya.
Lebih jauh, dr. Yusdeni berharap pemerintahan mendatang, termasuk jika dipimpin oleh Bapak Prabowo Subianto, dapat memperkuat penegakan disiplin di kalangan ASN, khususnya di sektor kesehatan. "Saya berat membuka ini karena menyangkut profesi kami, tapi ini penting agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih baik," pungkasnya.
Keprihatinan yang disampaikan dr. Yusdeni diharapkan menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan pihak terkait untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah. Masyarakat sangat membutuhkan dedikasi penuh dari tenaga medis, terutama dokter spesialis, yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Komentar
Berita Terbaru
Hiburan
Grebeg Suro Kampung Kolam Semarak, Tradisi Jawa Hidup di Tanah Deli
11 Juli 2026
23:49
Hukum & Politik
Rudi Margo Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus, Kejagung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan
11 Juli 2026
23:33
Hukum & Politik
Gibran Apresiasi Desain Pasar Banyuwangi, Minta Penyempurnaan Sebelum Beroperasi
11 Juli 2026
06:49
Hukum & Politik
Perhutani dan Pemkab Bondowoso Serahkan PKS Agroforestry Kopi kepada 141 Petani Sumberwringin
10 Juli 2026
09:43
Hukum & Politik
Bupati Nias Selatan Lantik 64 Pejabat, Tekankan Kerja Cepat dan Bersih dari KKN
10 Juli 2026
06:55