Detail Berita
Hukum & Politik
Pusaka Banyuwangi Raih Posisi Kelima di "Inotek Award 2024" Jawa Timur
Pewarta : Anjasmara Enewsindo
11 Desember 2024
13:54
SURABAYA, eneesindo.co.id - Inovasi Penerbitan Buku Kekhasan Lokal (Pusaka) Banyuwangi, yang digagas oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi, meraih prestasi membanggakan.
Dalam ajang Inovasi Teknologi (Inotek) Award 2024 tingkat Provinsi Jawa Timur, inovasi ini berhasil menempati posisi kelima terbaik di antara ratusan inovasi lainnya.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, pada Rabu, 11 Desember 2024, di Grand Mercure Hotel, Surabaya.
Dalam sambutannya, Adhy Karyono menyampaikan, bahwa Inotek Award bertujuan untuk mendorong inovasi di berbagai sektor, termasuk teknologi, layanan publik, dan tata kelola pemerintahan.
“Ajang ini diharapkan dapat memotivasi semua pihak untuk menciptakan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas layanan dan pengembangan daerah,” ungkapnya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi, Drs. Zen Kostolani, M.Si., menyatakan rasa syukur atas pencapaian ini. Menurutnya, Pusaka Banyuwangi dirancang untuk melestarikan dan mempublikasikan kekhasan budaya lokal melalui penerbitan buku-buku bertema sejarah, tradisi, seni, dan kearifan lokal Banyuwangi.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan karya yang bermanfaat, baik bagi masyarakat Banyuwangi maupun dunia literasi,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Bappeda Banyuwangi, Dr. Suyanto Waspo Tondo Wicaksono, M.Si., turut hadir mewakili Bupati Banyuwangi. Ia memberikan apresiasi atas sinergi kuat antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan berbagai pihak yang mendukung visi Banyuwangi sebagai daerah berbasis budaya dan inovasi.
Pusaka Banyuwangi dianggap memiliki dampak besar dalam pelestarian budaya lokal sekaligus penguatan identitas daerah melalui literasi. Keberhasilan ini menegaskan komitmen Banyuwangi untuk terus berinovasi demi pembangunan daerah yang berkelanjutan. (red)
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi, Drs. Zen Kostolani, M.Si., menyatakan rasa syukur atas pencapaian ini. Menurutnya, Pusaka Banyuwangi dirancang untuk melestarikan dan mempublikasikan kekhasan budaya lokal melalui penerbitan buku-buku bertema sejarah, tradisi, seni, dan kearifan lokal Banyuwangi.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan karya yang bermanfaat, baik bagi masyarakat Banyuwangi maupun dunia literasi,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Bappeda Banyuwangi, Dr. Suyanto Waspo Tondo Wicaksono, M.Si., turut hadir mewakili Bupati Banyuwangi. Ia memberikan apresiasi atas sinergi kuat antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan berbagai pihak yang mendukung visi Banyuwangi sebagai daerah berbasis budaya dan inovasi.
Pusaka Banyuwangi dianggap memiliki dampak besar dalam pelestarian budaya lokal sekaligus penguatan identitas daerah melalui literasi. Keberhasilan ini menegaskan komitmen Banyuwangi untuk terus berinovasi demi pembangunan daerah yang berkelanjutan. (red)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Pemprov Jatim Percepat Pembangunan Ulang Jembatan Sentong Bondowoso
25 Februari 2026
19:39
Hukum & Politik
Imigrasi Jember Jemput Bola Layani WNA Lewat Rumah Ramah HAM
25 Februari 2026
19:00
Hukum & Politik
DPRD Trenggalek Soroti Penghentian Insentif 971 Kader KB
25 Februari 2026
16:49
Hukum & Politik
DPRD Trenggalek Desak Persiapan Pilkades 2027 Tak Tunggu PP
25 Februari 2026
10:11
Hukum & Politik
Izin Apotek Berbelit, Komisi IV DPRD Trenggalek Panggil OPD Terkait
24 Februari 2026
17:42
Berita Terpopuler