Detail Berita
Hukum & Politik
Dukung KTT G20 Imigrasi Jember deportasi WNA Jepang
Pewarta : Evelyne Enewsindo
09 November 2022
15:10
Kantor Imigrasi Kelas l TPI Jember mendeportasi warga negara asing (WNA) yang melakukan aksi unjuk rasa saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 langsung dideportasi.
Kepala Kantor Imigrasi Jember Said Noviansyah SH. MH menyampaikan, Warga Negara Asing (WNA) yang melakukan aksi unjuk rasa menentang pelaksanaan KTT G20 di Bali.
" Kami mengambil langkah tegas namun juga humanis dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan KTT G20 ini. Terkait WNA yang melakukan aksi unjuk rasa, hari ini kami langsung mendeportasi demi keamanan dan ketertiban sepanjang kegiatan G20 ini " jelasnya pada Rabu 9/11/2022 .
Said menjelaskan Konjen Jepang telah dihubungi terkait seorang Warga Negara Jepang inisal TS (57) yang telah melakukan aksi unjuk rasa dengan membentangkan spanduk di sekitar Jalan Yos Sudarso kabupaten Banyuwangi yang masuk dalam wilayah kerja Kantor Imigrasi kelas l TPI Jember yang mengancam keamanan dan ketertiban KTT G20 pada 15 - 16 November 2022 mendatang.
Tindakan ini merupakan tindakan preventif dan persuasif yang dilakukan Imigrasi Jember sebagai pengamanan sesuai aturan yang berlaku.
" Sejumlah pemimpin dunia akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ini untuk itu Imigrasi tetap akan memberikan pelayanan yang terbaik khususnya pada fungsi keamanan sebagai upaya mendukung KTT G20 " pungkasnya.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Hujan Deras, Pasar Cerme Bondowoso Terendam Banjir
12 Januari 2026
07:28
Hiburan
Reog dan Sisingaan Hidupkan Malam Perayaan di Bandar Klippa
11 Januari 2026
16:38
Hukum & Politik
Momen Haru Perpisahan Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama, Terima Kasih Masyarakat Osing
10 Januari 2026
22:59
Pendidikan & Teknologi
Anisatul Hamidah Lulus Doktor Hukum Unej, Disertasi Fakir Miskin Raih Cumlaude
10 Januari 2026
22:45
Hukum & Politik
Tokoh Pemuda Bondowoso Habib Alwi Hadiri Sertijab Pangdivif 2 Kostrad, Ucapkan Selamat dan Apresiasi
10 Januari 2026
17:04
Berita Terpopuler