Detail Berita
Operasi Patuh Semeru 2026 di Sampang, Polisi Tak Hanya Tilang tapi Bagi-Bagi Helm untuk yang Tertib
Pewarta : Ahmad
04 November 2026
10:36
Santlantas Sampang tak Hanya Tilang tapi Bagikan Helm ke pengendara yang tertib berlalulintas (foto : Ahmad)
SAMPANG, enewsindo.co.id - Operasi kepatuhan berlalu lintas kerap diidentikkan dengan momok menakutkan bagi pengendara yakni razia mendadak, surat tilang, hingga perdebatan alot di tepi jalan.
Namun, pemandangan berbeda tampak di depan Markas Polres (Mapolres) Sampang pada Rabu, 4 November 2026 pagi. Sejak pukul 06.30 WIB, alih-alih menjaring pelanggar, korps bhayangkara justru sibuk membagikan helm keselamatan kepada para pengendara yang melintas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Patuh Semeru 2026 yang dikomandoi langsung oleh Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Sampang sekaligus Kasatgas Gakkum, AKP Sulaiman, S.H.
Kehadiran Kasat lantas turut didampingi oleh Kasatgas Preemtif dan Kasubsatgas Dikmas Polres Sampang untuk memastikan pesan keselamatan sampai langsung kepada warga.
Pendekatan yang dipilih Polres Sampang kali ini tampak keluar dari kebiasaan lama yang kerap bertumpu pada instrumen sanksi dan denda. Alih-alih menghukum pengendara yang lalai, kepolisian memilih memberikan apresiasi konkret bagi mereka yang tertib dan konsisten mematuhi aturan berlalu lintas sejak dari rumah.
Langkah persuasif ini dirancang bukan sekadar sebagai seremoni tahunan, melainkan upaya sadar untuk merombak persepsi publik. Selama ini, kepolisian sering kali dipandang sebatas alat negara yang menegakkan aturan formal secara kaku. Melalui pembagian helm ini, kepolisian berupaya mengirim pesan bahwa orientasi utama mereka adalah perlindungan nyawa warga di jalan raya.
AKP Sulaiman menegaskan bahwa sosialisasi tersebut ditujukan untuk membangun kesadaran substantif di tengah masyarakat, bukan sekadar menggugurkan kewajiban administratif di atas aspal.
"Kami ingin masyarakat memahami bahwa helm adalah pelindung nyawa, bukan beban atau kewajiban semata," ujar Sulaiman di sela-sela kegiatan.
Di tengah tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang kerap berakar dari kelalaian pengendara, pendekatan berbasis insentif positif seperti ini menawarkan cara pandang baru. Keselamatan berlalu lintas tidak lagi diletakkan sebagai beban psikologis bagi warga, melainkan bentuk apresiasi atas kedisiplinan kolektif.
Kegiatan yang berlangsung hingga selesai tersebut terpantau berjalan aman, tertib, dan disambut antusias oleh para pengguna jalan yang melintas. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Operasi Patuh Semeru 2026 di Sampang, Polisi Tak Hanya Tilang tapi Bagi-Bagi Helm untuk yang Tertib
4 November 2026
10:36
Hukum & Politik
Dugaan Sabotase SPPG, ASN dan Advokat Bondowoso Dilaporkan
3 November 2026
19:25
Hukum & Politik
Bupati Nias Selatan Bawa 13 OPD ke Kepulauan Batu, Pastikan Layanan Publik Merata
3 November 2026
19:06
Hukum & Politik
Gus Fawait : Pendidikan dan Agama Jadi Fondasi Atasi Persoalan Masyarakat
3 November 2026
17:22
Ekonomi & Bisnis
Cegah Praktik Calo, Gerai Gass Poll Layani Perizinan Kapal Nelayan Puger
3 November 2026
16:02