Detail Berita

Hukum & Politik

Polres Nias Selatan Ajak Pelajar Berani Lawan Bullying, Ingatkan Dampak Hukum

Pewarta : Adil

02 November 2026

11:00

Kapolres Nias Selatan Kompol Mahyu Daniel di SMA Bintang Laut di kegiatan POLIDIK (foto : Adil)

NIAS SELATAN, enewsindo.co.id - Perundungan atau bullying di lingkungan sekolah bukan sekadar persoalan kenakalan remaja. Ejekan, penghinaan hingga mempermalukan teman melalui media sosial bisa meninggalkan dampak serius bagi korban.

Karena itu, para pelajar diminta tidak menganggap tindakan tersebut sebagai bahan candaan. Pesan itu disampaikan Wakapolres Nias Selatan Kompol Mahyu Danil Noor saat menjadi pembina upacara di SMA Swasta Bintang Laut, Senin 2 November 2026.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK), Polres Nias Selatan mengajak para siswa membangun lingkungan sekolah yang aman sekaligus menanamkan kedisiplinan dan kesadaran hukum sejak dini.

Mahyu mengingatkan bahwa perundungan dapat merusak kepercayaan diri korban, mengganggu proses belajar, bahkan berdampak terhadap masa depan mereka.

Menurutnya, tindakan seperti mengejek, mengucilkan, mengancam hingga menyebarkan foto atau video yang mempermalukan teman tidak boleh dianggap sebagai hal sepele.

“Jangan pernah merasa hebat karena mampu menakut-nakuti teman. Jangan merasa kuat karena mampu mempermalukan orang lain. Kekuatan yang sebenarnya adalah kemampuan mengendalikan diri, menghargai sesama, serta berani melakukan hal yang benar,” tegasnya.

Dia juga meminta siswa tidak ikut menertawakan korban atau menyebarkan konten perundungan. Sebaliknya, pelajar harus berani membantu korban dengan cara yang aman dan melaporkan kejadian kepada guru, wali kelas, guru bimbingan konseling (BK), maupun orang tua.

Mahyu turut mengingatkan bahwa perundungan yang disertai kekerasan, ancaman, atau perbuatan yang memenuhi unsur tindak pidana dapat berujung pada konsekuensi hukum.

“Pencegahan perundungan bukan hanya tanggung jawab sekolah atau kepolisian, melainkan tanggung jawab kita bersama. Mari ciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, damai, dan bebas dari perundungan. Jadilah teman yang menguatkan, bukan teman yang menjatuhkan,” pesannya.

Kegiatan tersebut diawali dengan upacara pengibaran bendera Merah Putih yang diikuti guru, siswa, serta personel Polres Nias Selatan. Wakapolres hadir didampingi Kasi Propam IPTU Bernad Napitupulu.

Program POLIDIK menjadi salah satu upaya kepolisian mendekatkan diri dengan kalangan pelajar. Tidak hanya memberikan edukasi tentang hukum, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mencegah kenakalan remaja dan membangun karakter generasi muda. (*)

Tags : #PolresNiasSelatan #SMABintangLaut #BeritaPolresNiasSelatan #enewsindoNiasSelatan

Ikuti Kami :

Komentar