Detail Berita
MAN 3 Banyuwangi Bentuk Garda Pelajar Antinarkoba, Duta Anti-Bullying Dilibatkan
Pewarta : Hakim
02 November 2026
16:43
Ketua YAN LPSS Banyuwangi Hakim Said, SH memberikan penjelasan kepada para Siswa MAN 3 Banyuwangi (foto : Hakim))
BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Pelajar tidak cukup hanya dibekali kemampuan akademik. Mereka juga perlu memiliki ketahanan diri untuk menghadapi ancaman narkoba dan perundungan yang bisa merusak masa depan.
Hal inilah yang menjadi perhatian MAN 3 Banyuwangi melalui kegiatan penyuluhan dan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Senin 2 November 2026.
Menariknya, kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah tersebut juga melibatkan siswa yang tergabung dalam Duta Anti Narkoba dan Duta Anti Bullying MAN 3 Banyuwangi.
Mereka diharapkan tidak hanya menjadi peserta sosialisasi, tetapi juga ikut menyebarkan pemahaman tentang bahaya narkoba dan perundungan kepada teman sebaya.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Rumah Kebangsaan Banyuwangi (RKB) dengan Yayasan Anti Narkoba Lapor Pulih Sehat Sejahtera (YAN LPSS) di bawah naungan BNNK Banyuwangi.
Ketua YAN LPSS Banyuwangi, Hakim Said, SH, mengatakan upaya mencegah penyalahgunaan narkoba membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama keluarga dan lembaga pendidikan.
Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam membangun kesadaran generasi muda agar tidak mudah terpengaruh lingkungan maupun ajakan negatif.
"Narkoba adalah musuh bersama yang nyata bagi masa depan bangsa. Perjuangan melawan narkoba tidak bisa dilakukan setengah-setengah; butuh kolaborasi pentahelix seperti hari ini," ungkap Hakim.
Sementara itu, Kepala MAN 3 Banyuwangi Bambang Irawan, S.Pd., M.Pd., menyambut baik kolaborasi tersebut. Dia berharap edukasi P4GN dapat membekali siswa dengan pemahaman yang cukup sekaligus mendorong mereka menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
"Melalui kegiatan P4GN ini, kami berharap para siswa tidak hanya tahu bahaya narkoba, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sosial mereka," ujar Bambang.
Dalam sosialisasi tersebut, pemateri YAN LPSS, Niarotul Muharomah, memberikan pembekalan mengenai dampak penyalahgunaan narkotika serta berbagai modus peredaran gelap yang menyasar kalangan remaja.
Dia juga mengingatkan pentingnya ketahanan mental dan keberanian menolak ajakan yang berpotensi menjerumuskan ke penyalahgunaan narkoba.
Menurut Niarotul, keberadaan Duta Anti Narkoba dan Duta Anti Bullying harus dimanfaatkan untuk membangun pengaruh positif di lingkungan pergaulan pelajar.
Kegiatan yang mengusung slogan "Semangat Tumpas Narkoba demi Mewujudkan Banyuwangi Bersinar, Bersih dari Narkoba" tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan madrasah, guru bimbingan konseling (BK), pengawas, serta para siswa.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan seruan War on Drugs melalui yel-yel antinarkoba yang dipandu Ketua YAN LPSS. Semangat tersebut menjadi pengingat bahwa upaya melindungi generasi muda dari narkoba membutuhkan kepedulian dan keterlibatan bersama. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Pendidikan & Teknologi
MAN 3 Banyuwangi Bentuk Garda Pelajar Antinarkoba, Duta Anti-Bullying Dilibatkan
2 November 2026
16:43
Hukum & Politik
Perjalanan Kereta Api Terhambat Gogoran, KAI Tangani Lintasan Jember
2 November 2026
13:22
Hukum & Politik
Kapolres Bondowoso Masuk Sekolah, Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Kenakalan Remaja
2 November 2026
12:13
Hukum & Politik
Polres Nias Selatan Ajak Pelajar Berani Lawan Bullying, Ingatkan Dampak Hukum
2 November 2026
11:00
Pendidikan & Teknologi
Borong Tiga Gelar Juara 1, SMPN 1 Jember Rebut Juara Umum AMERTA 2
2 November 2026
08:34