Detail Berita

Hukum & Politik

Pemilihan Ketua RT di Sumbersari Dikemas ala Pilkades

Pewarta : Andre

01 November 2026

18:16

Pemilihan Ketua RT di Kelurahan Wirolegi Kecamatan Sumbersari (foto : Andre)

JEMBER, enewsindo.co.id - Warga Perumahan Pesona Wirolegi, Lingkungan Krajan, Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, menggelar pemilihan Ketua RT 5 RW 5 secara demokratis, Minggu 1 November 2026.

Menariknya, pemilihan tersebut dikemas menyerupai pemilihan kepala desa (pilkades), lengkap dengan surat suara bergambar kandidat dan penghitungan suara terbuka.

Tiga kandidat bersaing dalam pemilihan tersebut, yakni Wafi dengan nomor urut 1, Oni nomor urut 2, dan Chandra nomor urut 3. Dari hasil penghitungan suara, Wafi atau Ali Wafi unggul dengan perolehan 81 suara.

Oni menempati posisi kedua dengan 61 suara, sedangkan Chandra memperoleh 16 suara. Panitia mencatat satu suara tidak sah dan empat warga tidak menggunakan hak pilihnya.

Camat Sumbersari Deni Hadiatullah mengatakan, pemilihan ketua RT secara langsung merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam menentukan pemimpin di lingkungan tempat tinggalnya.

"Pemilihan ketua RT secara demokratis merupakan bentuk partisipasi warga dalam menentukan pemimpin lingkungannya. Kecamatan Sumbersari tentu mendukung inisiatif positif seperti ini," kata Deni.

Menurut dia, pemilihan tersebut tidak sekadar menentukan ketua RT, tetapi juga menjadi sarana edukasi politik bagi masyarakat. Warga belajar menghargai perbedaan pilihan sekaligus menerima hasil pemilihan secara bersama-sama.

Dia berharap ketua RT terpilih dapat merangkul seluruh warga tanpa membedakan pilihan politik selama proses pemilihan. Sebab, ketua RT memiliki peran penting sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat, termasuk dalam pelayanan administrasi serta penyampaian aspirasi warga.

Praktik demokrasi di tingkat lingkungan tersebut bukan kali pertama berlangsung di Kecamatan Sumbersari. Pada Desember 2022, Kelurahan Sumbersari pernah menggelar pemilihan serentak 143 ketua RT dan 37 ketua RW dengan mekanisme pencoblosan menggunakan surat suara dan bilik pemilihan.

Panitia pemilihan, Budi Hariyanto, menjelaskan, konsep pemilihan menyerupai pilkades sengaja diterapkan untuk memberikan pengalaman demokrasi secara langsung kepada masyarakat perkotaan.

"Kalau di desa, demokrasi paling bawah pemilihan kepala desa. Sedangkan warga perkotaan, selain pilpres, pileg maupun pilkada, ya pemilihan RT atau RW ini. Oleh karenanya pemilihan RT kami kemas layaknya pemilu untuk edukasi politik warga," jelasnya.

Dari 85 kepala keluarga dengan total 170 hak pilih, panitia menyiapkan proses pemungutan suara yang melibatkan warga secara langsung. Untuk menarik antusiasme pemilih, panitia juga menyediakan sejumlah souvenir, seperti mi goreng, sabun, minyak goreng, dan kopi sachetan.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kelurahan Wirolegi Imam Mulyadi yang turut menyaksikan pemilihan tersebut mengapresiasi pelaksanaan demokrasi di tingkat lingkungan.

"Ketua RT memiliki peran strategis dalam membantu pelayanan pemerintahan, mulai dari pendataan bantuan, pengurusan administrasi hingga menampung aspirasi dan persoalan masyarakat." Tandasnya. (*)

Tags : #DemokrasidiWirolegi #PemkabJember #BeritaJember #enewsindoJember

Ikuti Kami :

Komentar