Detail Berita

Pendidikan & Teknologi

Dispusip Jember Dorong Kolaborasi Komunitas Lewat Literaya 2026

Pewarta : Andre

01 November 2026

16:26

Dispusip Jember kolaborasi Komunitas lewat Literaya (foto : Andre)

JEMBER, enewsindo.co.id - Penguatan budaya literasi tidak hanya dilakukan melalui kegiatan membaca dan menulis. Komunitas PeriuKata Jember menghadirkan pendekatan kreatif melalui kegiatan Literaya (Literasi Rasa dan Karya) 2026 di Kampoeng Batja, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Sabtu 31 Oktober 2026.

Mengusung tema "Merayakan Literasi, Menghubungkan Komunitas, Menghidupkan Kreativitas", kegiatan tersebut melibatkan komunitas literasi, anak-anak, generasi muda, penulis, pegiat seni, hingga masyarakat umum.

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Bulan Bahasa itu menjadi ruang pertemuan sekaligus kolaborasi berbagai komunitas untuk mengembangkan kreativitas dan memperluas gerakan literasi di Kabupaten Jember.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Jember, Rahman Anda, mengatakan pengembangan budaya literasi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah dan perpustakaan, tetapi juga komunitas serta masyarakat.

"Gerakan literasi tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, perpustakaan, komunitas, dan masyarakat agar budaya membaca semakin tumbuh," kata Rahman dikonfirmasi melalui telefon, Minggu 1 November 2026.

Menurut dia, kegiatan seperti Literaya memberikan ruang bagi masyarakat untuk membaca, berkarya, bertukar gagasan, sekaligus mengembangkan kreativitas.

Berbagai agenda dihadirkan dalam kegiatan tersebut. Mulai dari workshop kepenulisan bertajuk Best Practice Literasi, pameran karya komunitas, hingga Pohon Harapan Literasi Jember.

Peserta juga mengikuti workshop Print Making dan pembuatan tas jinjing (totebag) dari kain perca. Sementara anak-anak mendapatkan ruang belajar melalui program Book Club for Kids.

Kegiatan lainnya meliputi piknik baca atau silent reading, pertukaran buku melalui Book Swap 1 on 1, serta panggung unjuk karya yang menjadi penutup rangkaian Literaya 2026.

Melalui kegiatan tersebut, literasi diperkenalkan tidak sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, mengolah informasi, serta menghasilkan karya.

Dispusip Jember berharap kegiatan serupa dapat memperkuat kolaborasi pemerintah dan komunitas dalam memperluas akses bacaan sekaligus menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini.

Dengan keterlibatan berbagai komunitas, gerakan literasi diharapkan semakin berkembang dan mampu mendorong lahirnya masyarakat yang kreatif, berpengetahuan, serta memiliki daya saing. (*)

Tags : #BulanBahasa #KabupatenJember #BeritaJember #enewsindoJember

Ikuti Kami :

Komentar