Detail Berita

Hukum & Politik

Kapolda Jatim Buka Pintu Kritik, Ingatkan Anggota Polisi Tak Boleh Sakiti Hati Masyarakat

Pewarta : Muis

30 Oktober 2026

15:12

Kapolda Jatim menjadi Khutbah di masjidBaitussalam (foto : Muis)

SURABAYA, enewsindo.co.id - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono meminta seluruh anggota kepolisian mengedepankan pelayanan yang tulus dan tidak menyalahgunakan kewenangan.

Dia juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik maupun keluhan terhadap kinerja anggota Polri.

Pesan tersebut disampaikan saat kegiatan Jumat Keliling sekaligus Salat Jumat berjemaah di Masjid Baitussalam, Kecamatan Jambangan, Surabaya, Jumat 30 Oktober 2026.

Di hadapan para jemaah, Dekananto menegaskan bahwa kepolisian harus hadir sebagai pelindung dan pelayan masyarakat. Karena itu, setiap anggota diminta menjaga kepercayaan publik dengan menghindari tindakan yang merugikan warga.

Dia bahkan menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan tugas pelayanan maupun penegakan hukum masih terdapat perilaku anggota yang kurang berkenan di hati masyarakat.

"Silakan masukan dan kritik disampaikan melalui Bhabinkamtibmas maupun Kapolsek. Saya sudah menekankan kepada seluruh anggota agar tidak mengambil hak masyarakat dalam bentuk apa pun. Berikan pelayanan dengan tulus, tanpa pamrih, dan jangan sampai ada anggota yang melakukan pemerasan, penipuan, atau tindakan yang menyakiti hati masyarakat," tegasnya.

Menurut dia, kritik dan masukan masyarakat menjadi bagian penting dalam evaluasi internal kepolisian. Komunikasi terbuka diperlukan agar pelayanan Polri semakin baik dan kehadirannya benar-benar dirasakan masyarakat.

Kegiatan Jumat Keliling tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolri melalui program Polisi Bersama Masyarakat. Program ini mendorong seluruh jajaran kepolisian, mulai tingkat Polda, Polres hingga Polsek, untuk melaksanakan Salat Jumat Keliling dan Subuh Keliling.

"Tujuannya agar Polisi lebih dekat dengan masyarakat, bisa mendengarkan secara langsung aspirasi, masukan, maupun keluhan warga," ujar Dekananto.

Selain membahas pelayanan kepolisian, Kapolda Jatim juga menyoroti persoalan kenakalan remaja, tawuran antarpelajar, perundungan di sekolah hingga penyalahgunaan narkoba.

"Pengawasan terhadap anak tidak bisa hanya diserahkan kepada sekolah. Peran keluarga dan lingkungan masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk mencegah generasi muda terjerumus dalam pergaulan negatif." Tandasnya. (*)

Tags : #Jumling #PoldaJatim #BeritaPoldaJatim #enewsindoSurabaya

Ikuti Kami :

Komentar