Detail Berita

Hukum & Politik

Jawa Timur Disebut Peringkat Pertama Kasus Kusta, Edukasi Warga Jember Diperkuat

Pewarta : Andre

27 Oktober 2026

16:47

Ika Perawat Puskesmas Patrang ketika memberi penjelasan tentang penyakit Kusta (foto : Andre)

JEMBER, enewsindo.co.id -  Upaya pencegahan penyakit di tingkat masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan layanan fasilitas kesehatan. Penyebaran informasi yang tepat hingga lingkungan tempat tinggal warga juga menjadi bagian penting, terutama untuk meningkatkan kesadaran tentang kusta dan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Atas dasar itu, Puskesmas Patrang menggelar kegiatan pemberdayaan kader masyarakat di Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Kegiatan tersebut melibatkan puluhan pengurus dan anggota Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).

Dokter gigi Puskesmas Patrang, drg. Nugroho, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kapasitas kader dalam mendukung program kesehatan, khususnya pencegahan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi serta pengendalian kusta.

“Harapan kami, anak-anak di Kecamatan Patrang, khususnya Kelurahan Jember Lor, tidak ada lagi yang terkena penyakit akibat tidak diimunisasi agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Selain itu, kami juga berharap tidak ada lagi kasus penyakit kusta di lingkungan Jember Lor,” ujar Nugroho, Selasa 27 Oktober 2026.

Menurut Nugroho, pelaksanaan program kesehatan membutuhkan kerja sama lintas unsur. Puskesmas, pemerintah kecamatan, kelurahan, pengurus RT dan RW, serta kader PKK memiliki peran yang saling melengkapi dalam menjangkau masyarakat.

Kader PKK, khususnya, dapat membantu menyampaikan informasi kesehatan kepada warga di lingkungan masing-masing. Karena berinteraksi langsung dengan masyarakat, mereka diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi yang dilakukan tenaga kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, Ika, salah seorang pemateri dari Puskesmas Patrang, memaparkan kondisi penyakit kusta di tingkat regional. Ia menyebut Jawa Timur menempati peringkat pertama secara nasional dalam jumlah kasus kusta, sedangkan Kabupaten Jember berada di peringkat keempat di Jawa Timur.

Paparan tersebut menjadi bagian dari edukasi kepada kader agar masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai kusta. Pemahaman yang tepat diperlukan supaya warga tidak mudah panik dan mengetahui pentingnya pemeriksaan serta pengobatan.

Ika menjelaskan, tidak semua orang yang terpapar kuman penyebab kusta akan mengalami penyakit tersebut. Sebagian besar orang memiliki sistem kekebalan tubuh yang mampu melawan kuman sehingga tidak berkembang menjadi penyakit.

“Meski demikian, masyarakat tidak perlu panik. Tidak semua orang yang terpapar kuman kusta akan jatuh sakit karena sebagian besar kekebalan tubuh manusia mampu melawannya. Kusta juga dapat disembuhkan apabila pasien mendapatkan pengobatan yang tepat dan dini,” jelas Ika.

Melalui penjelasan tersebut, kader diharapkan dapat membantu meluruskan pemahaman masyarakat mengenai kusta. Mereka juga diharapkan mendorong warga memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila menemukan gejala yang mengarah pada penyakit tersebut.

Pemeriksaan dini dan pengobatan yang tepat menjadi bagian penting dalam penanganan kusta. Karena itu, edukasi kepada masyarakat perlu disertai dorongan untuk mencari bantuan tenaga kesehatan, bukan menggantikan pemeriksaan medis.

Dukungan terhadap kegiatan pemberdayaan kader disampaikan Kepala Seksi PMKS Kelurahan Jember Lor, Sunartini, yang hadir mewakili lurah. Ia menilai kader PKK memiliki peran penting dalam meneruskan informasi kesehatan kepada warga.

“Kami mendukung kegiatan pemberdayaan kader ini karena kader PKK memiliki peran penting dalam membantu menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat. Kami berharap para kader dapat meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada warga di lingkungan masing-masing,” kata Sunartini.

Sunartini juga berharap para kader dapat meningkatkan kepedulian warga terhadap pencegahan penyakit, termasuk pentingnya imunisasi anak sesuai anjuran tenaga kesehatan. Selain itu, masyarakat diharapkan tidak menunda pemeriksaan apabila muncul gejala yang mengarah pada kusta.

“Dengan dukungan kader dan kepedulian masyarakat, kami berharap upaya pencegahan penyakit dapat berjalan lebih baik sehingga kesehatan warga Kelurahan Jember Lor semakin terjaga,” tuturnya.

Tags : #PenyakitKusta #JawatimurPeringkatPertamaKusta #JemberPeringkatEmpatKusta #BeritaJember #enewsindoJember

Ikuti Kami :

Komentar