Detail Berita
Petani Butuh Akses Lebih Mudah, Hilinawalo Fau-Ete Batu Rancang Jalan Tani Penghubung
Pewarta : Adil
20 September 2026
21:13
Musyawarah bentuk jalan Tani di Ramah Adat Besar Hilinawalo Fau (foto : Adil)
NIAS SELATAN, enewsindo.co.id – Pemerintah Desa Hilinawalo Fau bersama Pemerintah Desa Ete Batu menggelar forum perencanaan penerobosan jalan tani yang menghubungkan kedua desa, Minggu 20 September 2026.
Forum tersebut berlangsung di halaman Rumah Adat Besar Desa Hilinawalo Fau. Kegiatan dipimpin langsung Kepala Desa Hilinawalo Fau Hendra Dirganiawan Buulolo dan Kepala Desa Ete Batu Niutsman Halawa.
Pertemuan turut dihadiri perangkat desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan petani dari kedua desa.
Forum tersebut menjadi langkah awal untuk membahas rencana pembukaan akses jalan tani yang diharapkan dapat memperlancar mobilitas petani, sekaligus mendukung aktivitas perekonomian masyarakat di kedua wilayah.
Kepala Desa Hilinawalo Fau Hendra Dirganiawan Buulolo mengatakan, pembangunan jalan tani penghubung tersebut merupakan kebutuhan yang cukup mendesak bagi masyarakat, khususnya para petani.
“Jalan tani ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk memperlancar akses petani menuju lahan pertanian. Karena itu, kami ingin rencana ini dibahas bersama agar pelaksanaannya nanti mendapat dukungan dari masyarakat,” ujar Hendra.
Menurut dia, pembangunan akses tersebut tidak hanya berkaitan dengan kemudahan transportasi menuju lahan pertanian, tetapi juga diharapkan dapat memperpendek jalur distribusi hasil pertanian masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Ete Batu Niutsman Halawa menyatakan dukungannya terhadap rencana pembukaan jalan tani yang menghubungkan kedua desa tersebut.
“Kami sangat mendukung rencana ini. Namun, semuanya harus dilakukan melalui musyawarah dan mufakat, terutama dengan masyarakat serta pemilik tanah adat yang nantinya terdampak oleh pembangunan jalan,” katanya.
Dalam penjajakan awal, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah keberadaan sebidang tanah adat yang berada pada jalur rencana pembukaan jalan.
Kedua pemerintah desa membahas kemungkinan tanah adat tersebut dihibahkan kepada pemerintah daerah apabila masyarakat Desa Hilinawalo Fau dan Desa Ete Batu telah mencapai kesepakatan.
Meski demikian, rencana tersebut belum difinalisasi. Kedua desa masih akan melakukan musyawarah lanjutan bersama masyarakat dan pemilik tanah adat, termasuk melaksanakan survei lapangan untuk memastikan jalur yang akan dibuka.
“Yang paling penting saat ini adalah membangun kesepahaman terlebih dahulu. Setelah ada kesepakatan masyarakat, baru tahapan berikutnya dapat dilanjutkan,” kata Hendra.
Forum tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk menyatukan aspirasi masyarakat kedua desa dalam mewujudkan akses jalan tani yang dapat memberikan manfaat bagi sektor pertanian dan perekonomian warga. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Petani Butuh Akses Lebih Mudah, Hilinawalo Fau-Ete Batu Rancang Jalan Tani Penghubung
20 September 2026
21:13
Hukum & Politik
HUT ke-81 TNI, Kodim Sampang Perkuat Kemanunggalan dengan Warga
20 September 2026
21:01
Pendidikan & Teknologi
Perbup PAUD Satu Tahun Prasekolah Masuk Tahap Finalisasi, Nias Selatan Siapkan Generasi Emas
19 September 2026
23:27
Hukum & Politik
Cegah Korupsi, Pemkab Nias Selatan Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
18 September 2026
14:53
Hukum & Politik
Kekeringan Melanda, Khofifah Salurkan Air Bersih untuk 4.254 Warga Sampang
17 September 2026
22:39