Detail Berita

Hukum & Politik

BAKAMLA Perkuat Penjagaan Laut Nias Selatan, SPKKL Dibangun di Fanayama

Pewarta : Adil

16 September 2026

18:53

Peletakan Batu Pertama pembangunan SPKKL oleh Bupati Nias Sokhiatulo Laila (foto: Adil)

NIAS SELATAN, enewsindo.co.id - Laut Nias Selatan kini bakal memiliki “mata dan telinga” tambahan. Di wilayah yang langsung berhadapan dengan Samudra Hindia itu, Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI mulai membangun Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL).

Langkah tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama (ground breaking) di Alo’oa, Desa Orahili Fau, Kecamatan Fanayama, Selasa 15 September 2026. Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia hadir langsung dalam prosesi tersebut.

Pembangunan SPKKL bukan tanpa alasan. Kepulauan Nias memiliki posisi geografis strategis sebagai salah satu kawasan terluar Indonesia. Perairannya yang menghadap langsung ke Samudra Hindia membutuhkan sistem pemantauan yang mampu mendeteksi aktivitas laut sekaligus mendukung respons cepat ketika terjadi potensi ancaman.

Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, S.H., mengatakan SPKKL dirancang untuk memperkuat kemampuan deteksi dini dan pemantauan aktivitas perairan.

“Keberadaan stasiun pemantauan ini untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini dan pemantauan aktivitas perairan,” kata Irvansyah.

Menurut dia, keberadaan fasilitas tersebut juga diarahkan untuk mempercepat respons terhadap berbagai potensi ancaman di laut. Tak kalah penting, SPKKL diharapkan memperkuat koordinasi dan sinergi antar instansi dalam menjaga keamanan serta keselamatan laut.

Bagi Nias Selatan, pembangunan SPKKL menjadi tambahan penting dalam sistem pengawasan wilayah perairan. Bupati Sokhiatulo Laia menilai keberadaan fasilitas Bakamla tersebut memiliki arti strategis bagi daerah kepulauan.

“Keberadaan SPKKL Bakamla RI sangat penting bagi wilayah Kepulauan Nias, khususnya Nias Selatan. Ini untuk memperkuat pengawasan wilayah perairan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat pesisir dan para pelaku aktivitas kelautan,” ujar Sokhiatulo.

Peletakan batu pertama sekaligus menandai dimulainya rangkaian pembangunan SPKKL Bakamla RI di Fanayama.

Prosesi tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Nias Selatan, unsur Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, serta para tamu undangan.

Dengan dibangunnya SPKKL, pengawasan laut di Nias Selatan akan mendapat dukungan fasilitas pemantauan di wilayah yang secara geografis berada di garis depan Indonesia.

Kehadiran fasilitas itu juga diharapkan memperkuat upaya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat yang beraktivitas di kawasan perairan. (*)

Tags : #SpkklNiasSelatan #PeletakanBatuPertama #BupatiNiasSelatan #NiasSelatan #SokhiatuloLaila #enewsindoNiasSelatan

Ikuti Kami :

Komentar