Detail Berita

Pendidikan & Teknologi

Piala Kemerdekaan Askab PSSI Nias Selatan Berakhir, Perjuangan FC Keluar sebagai Juara

Pewarta : Adil

31 Agustus 2026

10:53

Penyerahan Piala Kemerdekaan Askab PSSI oleh Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laila (foto : Adil)

NIAS SELATAN, enewsindo.co.id – Turnamen Sepak Bola Piala Kemerdekaan yang digelar Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Nias Selatan berakhir pada Minggu, 30 Agustus 2026.

Perjuangan FC tampil sebagai juara setelah menuntaskan rangkaian pertandingan di Lapangan Bola Sataro Lanal Nias, Telukdalam, Kabupaten Nias Selatan.

Penutupan turnamen tersebut dihadiri Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia. Dalam kesempatan itu, Dia menilai turnamen sepak bola bukan semata-mata menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat dan generasi muda untuk merawat persatuan.

"Kita semua berkumpul dalam kegembiraan yang luar biasa. Di bawah bendera Askab PSSI Nias Selatan dan bendera Merah Putih, kita dapat merayakan Final Piala Kemerdekaan. Ini bukan hanya tentang menang atau kalah di lapangan hijau. Ini adalah tentang kita merayakan persatuan dan semangat bangsa," ujar Sokhiatulo.

Menurut dia, para pemain yang berlaga dalam turnamen tersebut merupakan gambaran energi dan harapan masa depan Nias Selatan. Mereka tidak hanya dituntut menunjukkan kemampuan teknis, tetapi juga menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan.

"Di sini, kita melihat para pemuda kita, atlet-atlet terbaik kita, bertanding dengan segenap tenaga. Mereka adalah simbol energi dan harapan Nias Selatan," katanya.

Kehadiran pemerintah daerah dalam penutupan turnamen tersebut, lanjut Sokhiatulo, menjadi bentuk komitmen untuk terus memberikan perhatian terhadap perkembangan olahraga dan pembinaan generasi muda di Nias Selatan.

Menjelang pertandingan final, Sokhiatulo mengingatkan para pemain agar tidak menjadikan hasil pertandingan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Ia meminta seluruh finalis bertanding dengan tenang dan tetap mengedepankan sportivitas.

"Bermainlah dengan hati yang tenang. Junjung tinggi sportivitas karena itulah intisari dari kompetisi sejati. Menanglah dengan hormat dan terimalah kekalahan dengan bermartabat," ujar dia.

Sokhiatulo juga mengingatkan bahwa persaingan di lapangan tidak boleh memutus hubungan persaudaraan antarpemain maupun antarmasyarakat.

"Di luar lapangan ini, kita tetap saudara, satu Nias Selatan, satu bangsa Indonesia. Mari kita jadikan momen ini sebagai momentum untuk terus mempererat tali silaturahmi dan semangat gotong royong kita," katanya.

Pertandingan final kemudian menjadi penutup rangkaian Piala Kemerdekaan Askab PSSI Nias Selatan. Perjuangan FC keluar sebagai Juara I, disusul Somea FC sebagai Juara II. Sementara itu, Persob FC menempati posisi Juara III, sedangkan Sinar Pantai FC berada di posisi Juara IV.

Bupati Nias Selatan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh tim yang telah mengikuti turnamen, khususnya para juara.

"Selamat kepada para juara. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi kemajuan olahraga di Nias Selatan," ujar Sokhiatulo.

Selain Bupati Nias Selatan, penutupan turnamen turut dihadiri unsur Forkopimda Nias Selatan, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Selatan, staf ahli bupati, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan. (*)



Tags : #PialaKemerdekaanNiasSelatan #BupatiNiasSelatan #SokhiatuloLaila #AskabPSSINiasSelatan #enewsindoNiasSelatan

Ikuti Kami :

Komentar