Detail Berita

Hukum & Politik

Hadiri Haul Gus Lik, Wakil Wali Kota Kediri Ajak Jamaah Doakan Kerukunan Kota

Pewarta : Siddik

24 Agustus 2026

17:41

Wakil wali kota Kediri Gus Qowim memberikan sambutan di Haul Gus Lik di ponpes Assa'idiyah Jamsaren (foto : Siddik)

KOTA KEDIRI, enewsindo.co.id - Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin yang akrab dengan sapaan Gus Qowim mengajak jamaah mendoakan agar Kota Kediri tetap aman, tenteram, dan rukun.

Ajakan itu disampaikan saat menghadiri Haul ke-2 K.H. M. Douglas Thoha Yahya atau Gus Lik dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Assa’idiyyah Jamsaren, Kota Kediri, Kamis, 20 Agustus 2026.

Gus Qowim mengatakan majelis keagamaan seperti haul dan Maulid Nabi tidak hanya menjadi ruang untuk mengenang tokoh yang telah wafat. Menurut dia, kegiatan tersebut juga dapat menjadi bagian dari upaya menjaga ketenteraman dan kerukunan masyarakat.

“Semoga pengajian seperti ini juga menjadi sumber tenteramnya Kota Kediri,” kata Gus Qowim.


Ia meminta jamaah turut mendoakan Kota Kediri agar tetap aman, tenteram, dan guyub rukun. Gus Qowim menyebut kerukunan itu tidak terlepas dari kekompakan berbagai elemen masyarakat.

Kota Kediri, kata dia, berada di peringkat kedelapan dalam pemeringkatan Kota Paling Toleran di Indonesia. Capaian tersebut, menurut Gus Qowim, merupakan hasil dari peran bersama masyarakat dalam menjaga toleransi dan kerukunan.

Dalam haul tersebut, Gus Qowim juga mengenang sosok Gus Lik yang meninggal dua tahun lalu. Ia mengatakan banyak hal yang masih diingat dari almarhum, terutama aktivitas pengajiannya yang selalu dihadiri banyak jamaah.

“Alhamdulillah kita bisa berkumpul semua di sini dalam keadaan sehat walafiat. Kita semua dapat bersama-sama mengikuti haul Gus Lik. Tidak terasa sudah dua tahun,” ujar dia.

Gus Qowim menuturkan pengajian Gus Lik disampaikan dengan cara sederhana. Meski demikian, jamaah yang datang selalu banyak. Sejumlah jamaah bahkan memberikan kesaksian bahwa mereka merasakan ketenangan dan ketenteraman ketika mengikuti pengajian tersebut.

“Mengajinya sederhana, namun yang hadir luar biasa banyaknya,” kata Qowim.

Ia kemudian mengaitkan suasana majelis dengan nilai yang disampaikan dalam ajaran Islam mengenai ketenangan dan kedamaian yang dapat diperoleh melalui kehadiran dalam majelis.

Haul ke-2 Gus Lik dan peringatan Maulid Nabi berlangsung dengan doa bersama dan tausiah. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya K.H. Anwar Iskandar, K.H. Ahmad Sholeh, K.H. Abdul Hamid, K.H. Abu Bakar Abdul Jalil, para masayikh, kiai dan nyai, serta tamu undangan lainnya. (*)

Tags : #GusQowim #WakilWaliKotaKediri #GusLik #enewsindoKediri

Ikuti Kami :

Komentar